Perkuat Kompetensi Pegawai, UPT Kementan Gelar IHT Sistem Pertanian Terintegrasi pada Ternak Perah
Batu - Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu memperkuat kompetensi pegawai melalui In House Training (IHT) Sistem Pertanian Terintegrasi pada Ternak Perah yang digelar pada 9–10 September 2026. Kegiatan ini diikuti 11 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) teknis BBPP Batu.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya BBPP Batu memastikan kapasitas sumber daya manusia (SDM) internal terus berkembang, sejalan dengan tuntutan tugas sebagai lembaga pelatihan di bidang peternakan.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam berbagai kesempatan menekankan bahwa penguatan SDM merupakan salah satu fondasi penting pembangunan pertanian.
“SDM pertanian harus profesional, kompeten dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Amran.
Penguatan kapasitas tersebut juga selaras dengan arahan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti yang menekankan pentingnya membangun budaya kerja ASN pertanian yang sehat dan produktif.
Menurut Idha, budaya kerja harus mendorong ASN untuk semakin disiplin, sehat dan produktif, sekaligus mampu menjadi contoh di tengah masyarakat. Penguatan budaya kerja tersebut perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas dan kompetensi pegawai.
Bagi BBPP Batu, penguatan kompetensi internal menjadi penting karena kualitas SDM balai turut menentukan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Sebagai lembaga pelatihan, pegawai tidak hanya dituntut mampu menjalankan tugas administrasi dan teknis, tetapi juga memiliki pengetahuan yang relevan dengan perkembangan sektor peternakan.
IHT Sistem Pertanian Terintegrasi pada Ternak Perah menjadi salah satu upaya untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan tersebut. Materi yang diberikan mencakup Manajemen Budidaya Sapi Perah, Manajemen Budidaya Kambing Perah, Pengembangan Teknologi Agensia untuk Mendukung Metabolisme dan Produktivitas, serta Pemanfaatan Limbah Pekarangan Menjadi Pupuk Organik.
Kepala BBPP Batu Ugik Romadi mengatakan, peningkatan kompetensi pegawai merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan balai.
“Sebagai balai pelatihan, kita tidak hanya bertugas meningkatkan kompetensi masyarakat yang menjadi peserta pelatihan. Kompetensi pegawai di dalam balai juga harus terus ditingkatkan. Karena kualitas SDM internal akan berpengaruh terhadap kualitas pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat,” ujar Ugik.
Ia menambahkan, pembelajaran melalui IHT harus memberikan manfaat langsung terhadap pelaksanaan tugas pegawai.
“Yang kita harapkan bukan sekadar bertambahnya pengetahuan, tetapi bagaimana pengetahuan dan keterampilan tersebut dapat diterapkan dalam pekerjaan. Dengan begitu, peningkatan kompetensi benar-benar memberikan dampak terhadap kinerja dan pelayanan BBPP Batu,” katanya.
IHT ini juga menjadi bagian dari rangkaian pengembangan kompetensi PPPK teknis di lingkungan BBPP Batu. Sebelumnya, pada 1–3 September 2026, BBPP Batu telah melaksanakan IHT Kesehatan Hewan, Reproduksi dan Pakan Ternak Ruminansia bagi Petugas Teknis yang diikuti 12 PPPK teknis.
Rangkaian pelatihan internal tersebut menunjukkan upaya BBPP Batu membangun budaya belajar di lingkungan kerja. Peningkatan kapasitas pegawai dilakukan secara berkelanjutan agar SDM balai semakin siap menjalankan tugas dan memberikan pelayanan pelatihan yang berkualitas kepada masyarakat.