Perkuat Integritas dan Mutu, UPT Pelatihan Kementan Gelar Pelatihan ISO Terintegrasi

BATU – Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu terus memperkuat komitmen peningkatan mutu dan integritas organisasi melalui kegiatan Awareness Training Sistem Manajemen Integrasi ISO 9001:2015 dan ISO 37001:2025 yang digelar di BBPP Batu, Senin (6/4/2026).

Kegiatan ini diikuti jajaran manajemen dan staf lintas divisi sebagai langkah awal penerapan standar sistem manajemen mutu dan anti penyuapan. Peserta dibekali pemahaman prinsip, manfaat, serta persyaratan utama kedua standar, termasuk pentingnya peningkatan kualitas layanan dan budaya kerja yang transparan. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelatihan merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas SDM guna mendukung kinerja organisasi dan pembangunan pertanian berkelanjutan.

Sejalan dengan itu, Kepala BPPSDMP, Idha Widhi Arsanti, menyampaikan bahwa penguatan mutu pelatihan menjadi fondasi dalam mencetak aparatur yang profesional, kompeten, dan adaptif terhadap dinamika sektor pertanian. Kegiatan dilanjutkan dengan penyusunan gap analysis untuk mengidentifikasi kesenjangan antara sistem yang berjalan dengan standar yang dipersyaratkan. Beberapa area yang perlu diperkuat antara lain dokumentasi prosedur kerja, pengendalian risiko, sistem pelaporan potensi penyuapan, serta komitmen manajemen.

Kepala BBPP Batu, Ugik Romadi, menegaskan bahwa penerapan sistem manajemen terintegrasi harus menjadi budaya kerja, bukan sekadar pemenuhan dokumen. 

“Ini langkah strategis untuk mendorong organisasi yang efektif, akuntabel, dan berdaya saing,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, UPT Pelatihan Kementan menargetkan penyusunan rencana tindak lanjut untuk menutup kesenjangan, mulai dari penyempurnaan dokumen hingga implementasi bertahap menuju sertifikasi. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen peningkatan kualitas layanan dan penguatan kepercayaan pemangku kepentingan melalui penerapan sistem manajemen berstandar internasional. (Ayu)