Tingkatkan Kompetensi, ASN BBPP Batu Ikuti IHT Dimsum Ayam dan Udang

BATU – Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batu menggelar In House Training (IHT) pembuatan dimsum ayam dan udang pada 10–11 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 20 Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari penguatan kompetensi di bidang pengolahan pangan berbasis hasil peternakan.

 

Pelatihan dibuka oleh Kepala BBPP Batu, Ugik Romadi, yang diwakili Ketua Kelompok Substansi Penyelenggaraan Pelatihan, Dodik Suprapto. Dalam sambutan tertulisnya, Ugik menegaskan pentingnya pengembangan kompetensi ASN secara berkelanjutan.

 

Mengacu pada PP Nomor 17 Tahun 2020 dan UU Nomor 20 Tahun 2023, setiap ASN diwajibkan memenuhi minimal 20 Jam Pelajaran (JP) pengembangan kompetensi per tahun, meliputi aspek teknis, manajerial, dan sosial kultural.

 

“IHT menjadi salah satu instrumen untuk memenuhi kewajiban tersebut sekaligus meningkatkan keterampilan praktis yang relevan,” tulisnya.

 

Dodik Suprapto menambahkan, pelatihan ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga memperluas perspektif peserta terhadap peluang usaha di sektor pengolahan pangan.

 

Menurutnya, produk seperti dimsum ayam dan udang memiliki potensi pasar yang besar dan dapat menjadi contoh hilirisasi hasil peternakan yang bernilai tambah.

 

“Peserta tidak hanya belajar proses produksi, tetapi juga memahami aspek mutu, keamanan pangan, hingga peluang pengembangannya,” ujar Dodik.

 

Selama pelatihan, peserta memperoleh materi teori dan praktik, mulai dari pengenalan bahan baku, teknik pembuatan dimsum, hingga pengemasan dan pelabelan produk. Sesi praktik dipandu oleh widyaiswara BBPP Batu, yakni Lutfia HMK, Kresno Sugiharto, Eko Saputro, dan Hardi.

 

Dalam praktiknya, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok. Mereka memproduksi dimsum secara langsung, mulai dari menyiapkan adonan, membuat isian, membentuk produk, hingga proses pengukusan dan pengemasan.

 

Pelatihan berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif peserta. Selain praktik, diskusi juga berkembang pada topik standar mutu produk dan peluang usaha olahan pangan berbasis bahan lokal.

 

Melalui kegiatan ini, ASN BBPP Batu diharapkan memiliki keterampilan tambahan yang dapat mendukung pelaksanaan pelatihan, pendampingan, serta pengembangan kewirausahaan di sektor pertanian dan agribisnis.