Tunjangan Jabatan Penyuluh Naik Jadi Rp. 1,5 Juta

Presiden Yudhoyono menaikkan tunjangan jabatan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), tertinggi menjadi Rp. 1,5 Juta/bulan. Keputusan Presiden tertuang dalam Peraturan Presiden RI No. 16 Tahun 2013 Tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Penyuluh Pertanian, Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan, Pengawas Benih Tanaman, Pengawas Bibit Ternak, Medik Veteriner, Paramedik Veteriner, dan Pengawas Mutu Pakan, berlaku sejak 1 Maret 2013.

Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Kementan, Dr. Momon Rusmno berharap dengan keluarnya Perpres No. 16 ini bisa meningkatkan motivasi dan kinerja Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di lapangan. “Di lain pihak, operasional lapangan meningkat, sehingga sudah saatnya tunjangan fungsional PPL naik” ujar beliau.

Pada ketentuan tunjangan jabatan fungsional PPL yang baru, bagi Penyuluh Pertanian Pelaksana Pemula langsung mendapatkan tunjangan jabatan fungsional sebesar Rp. 300 ribu. Pada ketentuan lama tidak ada (lihat tabel).

Jabatan Fungsional Jenjang Jabatan Besarnya
Tunjangan
Yang Baru
Besarnya
Tunjangan
Yang Lama
Penyuluh Pertanian

Penyuluh Pertanian Utama Rp. 1.500.000,- Rp. 600.000,-
Penyuluh Pertanian Madya Rp. 1.260.000,- Rp. 550.000,-
Penyuluh Pertanian Muda Rp. 960.000,- Rp. 400.000,-
Penyuluh Pertanian Pertama Rp. 540.000,- Rp. 270.000,-
Penyuluh Pertanian Penyelia Rp. 780.000,- Rp. 300.000,-
Penyuluh Pertanian Pelaksana Lanjutan Rp. 450.000,- Rp. 285.000,-
Penyuluh Pertanian Pelaksana Rp. 360.000,- Rp. 240.000,-
Penyuluh Pertanian Pelaksana Pemula Rp. 300.000,-

Dalam Perpres inidijelaskan yang dimaksudd dengan Tunjangan Jabatan Fungsional Penyuluh Pertanian atau disebut dengan Tiunjangan Penyuluh Pertanian adalah tunjangan jabatan fungsional yang diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil yang diangkat dan ditugaskan secara penuh dalam Jabatan Fungsional Penyuluh Pertanian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *