TEKNOLOGI PEMBUATAN KOMPOS KOTORAN TERNAK

 TEKNOLOGI PEMBUATAN KOMPOS KOTORAN TERNAK

Cara Pembuatan

Bahan :
Kotoran ternak 1 ton (+ 30 karung)
Urea 2 kg
SP36 3 kg
Kapur 5 kg
Starter Trichoderma 3 kg
Plastik hitam 5 m

Langkah Pembuatan

Siapkan kotoran ternak (sapi atau kerbau) yang akan dijadikan kompos dengan syarat kering (tidak basah oleh urine sapi atau air hujan). Kotoran ternak yang terlalu basah akan mempengaruhi berkembangnya cendawan Trichoderma harzianum sehingga proses perombakan lebih lambat.
Bahan aktifator (Urea, SP36, kapur, pupuk kandang, starter Trichoderma harzianum) diaduk merata dan dibagi atas 4 bagian.
Kotoran ternak ditumpuk setinggi 1x1x1 m lalu dibagi atas 4 bagian, masing-masing setinggi + 25 cm.
Di atas tumpukan kotoran ternak, ditabur bahan aktifator secara merta sebanyak ¼ bagian.
Gabung tumpukan kotoran ternak menjadi 1 tumpukan sehingga volume tumpukan 1x1x1 m.
Tutp tumpukan dengan plastik hitam anti air agar terlindung dari hujan dan panas matahari.
Lakukan pembalikan tumpukan kotoran ternak setiap 1 minggu dengan menggunakan cangkul. Perlu dijaga, kelembaban tumpukan harus stabil (kelembaban 60-80%) selama proses pengomposan.
Panen kompos pupuk kandang dapat dilakukan setelah 21 hari dengan cara membongkar lalu diayak sehingga dihasilkan kompos yang sempurna.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *