MENYAMBUT HARI SUSU SEDUNIA – Susu Sumber Nutrisi Penting Buat Tubuh Kita.

MENYAMBUT HARI SUSU SEDUNIA – Susu Sumber Nutrisi Penting Buat Tubuh Kita.


 

Susu merupakan sumber makanan yang hampir sempurna dengan kandungan sembilan nutrisi bagi tubuh setiap harinya. Tak heran, sebuah kampanye global akan pentingnya susu dirayakan secara khusus. Perayaan hari Susu Sedunia ditujukan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya Susu bagi tubuh, publikasi berbagai aktifitas yang berhubungan dengan susu dan industrinya jamak dilakukan saat perayaan ini.

 


Awalnya FAO, Badan Pangan dan Pertanian PBB diminta untuk menentukan tanggal spesifik untuk merayakan hari Susu Sedunia. Dalam satu dekade, banyak negara telah melakukan perayaan hari Susu Sedunia umumnya pada akhir Mei hingga awal Juni. Cina yang meminta awal Juni mengingat di bulan Mei mereka telah punya banyak waktu libur. Didukung beberapa negara lain, akhirnya 1 Juni sering ditetapkan sebagai hari Susu Sedunia. Dalam perayaannya, tiap negara biasanya menyesuaikan dengan alokasi waktu satu minggu sebelum dan sesudah tanggal 1 Juni.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Nielsen, Konsumsi susu di Indonesia merupakan yang terendah dengan 11.7 liter per kapita per tahun pada 2010 dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia Tenggara seperti Malaysia sebesar 30 liter dan Vietnam 12 Liter. Hasil studi tersebut seakan menegaskan Data Riset Kesehatan Masyarakat di 2010 yang menyatakan bahwa kekurangan energi yang berasal dari protein merupakan masalah nutrisi yang dialami oleh hampir semua kelompok usia keluarga Indonesia, terutama usia sekolah (6-12 tahun), pra-remaja (13-15 tahun), remaja (16-18 tahun) dan ibu hamil.

Kurangnya energi dan protein yang berkepanjangan akan membuat anak-anak Indonesia memiliki daya ingat yang lemah serta kekurangan konsentrasi dan energi selain postur tubuh yang pendek. Hal yang demikian ini tentu akan menghasilkan prestasi yang rendah dan aktifitas yang kurang optimal. Tak heran apabila saat ini kualitas sumber daya manusia Indonesia menurut Human Development Index, berada di urutan 108 dari 169 negara.

Sebuah studi lain yang dilakukan oleh Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) bersama dengan South East Asia Nutrition Study (SEANUTS) melakukan kajian gizi secara komprehensif dalam sejarah gizi Indonesia. Penelitian ini mencakup 7.200 anak dalam rentang usia 6 bulan hingga 12 tahun di 48 Kabupaten. Tujuan kajian ini adalah untuk mendapatkan data yang hingga kini belum tersedia serta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam akan status gizi anak-anak. Antara lain status mikro nutrisi dari target grup. Sebagai catatan, studi yang sama dilakukan di Malaysia sebanyak 3.304 anak, Thailand 3.100 anak dan Vietnam sebanyak 2.880 anak.

Kajian mengenai penyebab kekurangan nutrisi disisi lain juga berasal dari kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat Indonesia khususnya orang tua akan nutrisi yang tepat bagi keluarganya. Menurut Dr.Samuel Oentoro, seorang spesialis nutrisi menjelaskan bahwa untuk memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari, semestinya masyarakat Indonesia mengkonsumsi beraneka ragam jenis makanan. Tubuh manusia memerlukan konsumsi nutrisi yang tepat yang terdiri dari air dan berbagai sumber macam nutrisi seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan kalsium. Lebih lanut dikatakan oleh Dr. Samuel Oentoro bahwa salah satu cara memenuhi kebutuhan nutrisi nutrisi tersebut adalah dengan mengkonsmsi susu. Susu merupakan sumber nutrisi yang terbaik bagi kesehatan tubuh manusia, mengingat kandungan susu memenuhi kebutuhan akan Karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral termasuk kalsium didalamnya.

Bagi anak-anak, tentu dengan mengkonsumsi susu secara cukup dan teratur tentu akan meningkatkan daya ingat, dan kemampuan konsentrasi yang lebih baik. Pada akhirnya prestasi anak juga tentu lebih baik termasuk pertumbuhan badan yang lebih baik. Konsumsi dua gelas sehari akan memenuhi kebutuhan nutrisi sepanjang hari sehingga membantu menjaga kebugaran tubuh dan meningkatkan aktifitas. Hal ini tentu membuat produktifitas akan naik. Konsumsi susu juga akan mengurangi potensi osteoporosis, mengingat kebutuhan kalsium akan terpenuhi oleh susu sehingga tidak akan mengambil cadangan kalsium dari dalam tulang-tulang kita.

Selamat Hari Susu, mari tingkatkan nutrisi untuk meraih hari esok yang lebih

Oleh : Pararto Wicaksono
BBPP-Batu