Melakukan Upgrade Kandang Unggas Ke Sistem Closed House - BBPP BATU

Melakukan Upgrade Kandang Unggas Ke Sistem Closed House

Oleh : Iman Agus Sutanto, S.Pt, M.M.

Widyaiswara Ahli Muda.

Perkembangan lingkungan perunggasan di Indonesia telah mengalami beberapa perubahan dan tantangan dalam beberapa tahun terakhir Industri perunggasan di Indonesia telah mengalami perkembangan yang signifikan, baik dalam hal produksi maupun konsumsi. Akan tetapi sektor perunggasan juga menghadapi beberapa tantangan, seperti isu lingkungan, kompleksitas kebijakan, teknologi, SDM, dan sebagainya. Oleh karena itu, industri perunggasan di Indonesia harus terus meningkatkan kemampuan dan kualitasnya untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan menghadapi tantangan yang datang.

Dari segi teknis budidaya tantangan berupa pemanasan global (global warming), polusi udara, pencemaran air dan tanah, potensi bencana banjir, dan hilangnya keanekaragaman hayati, merupakan deretan kemungkinan tantangan yang berdampak langsung maupun tak langsung. Sehingga diperlukan upaya untuk tetap  memaksimalkan performa ditengah tantangan lingkungan tersebut.

Salah satu teknologi yang disarankan untuk peternak agar tetap bisa mempertahankan dan meningkatkan performa ayamnya adalah dengan melakukan pemeliharaan dengan sistem closed house.  Peternak yang memiliki kandang terbuka dapat melakukan Upgrade kandang ke semi closed house atau full closed house. Proses upgrade ini dapat membutuhkan biaya yang cukup tinggi, sehingga perlu diperhatikan untuk melakukan upgrade dengan cara yang efisien dan efektif,  untuk menekan biaya dapat dilakuan perubahan dari kandang terbuka yang sudah ada kemudian dimodifikasi ke sistem closed house disebut semi closed house.
Keuntungan upgrade kandang ayam ke sistem closed house meliputi

  1. Pengawasan dan Pengendalian Kondisi Kandang: Upgrade kandang ayam dapat mempermudah pengawasan dan pengendalian kondisi kandang, seperti suhu, kelembapan, dan kadar C02. Hal ini membantu mengurangi resiko kecelakaan dalam bekerja dan membantu mengurangi mortalitas tinggi
  2. Efisiensi Biaya Produksi: Upgrade kandang ayam dapat mempermudah pengawasan dan pengendalian kondisi kandang, yang membantu meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya produksi
  3. Kesehatan Hewan: Upgrade kandang ayam dapat membantu menjamin kesehatan hewan, yang membantu meningkatkan kapasitas produksi dan membantu mengurangi resiko penyakit dalam peternakan ayam
  4. Peningkatan Produktivitas Ayam: Upgrade kandang ayam dapat meningkatkan prduktivitas ayam, yang membantu meningkatkan kapasitas produksi dan meningkatkan kualitas daging ayam dan telur
  5. Peningkatan Kapasitas Menjadi Lebih Banyak: Upgrade kandang ayam dapat meningkatkan kerapatan ayam, yang membantu meningkatkan kapasitas produksi dan membantu mengurangi biaya produksi
  6. Meningkatkan Tingkat Hidup Ayam: Upgrade kandang ayam dapat membantu meningkatkan tingkat hidup ayam, yang membantu meningkatkan kualitas daging ayam dan telur

Keuntungan dari segi biaya upgrade kandang ayam ke sistem closed house dibandingkan dengan kandang ayam terbuka antara lain:

  1. Biaya Produksi: Pada kandang closed house, peternak dapat memastikan kondisi kandang yang sesuai dengan kebutuhan ayam, yang akan membantu meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya produksi
  2. Biaya Pakan: Pada kandang closed house, peternak dapat memastikan kondisi kandang yang sesuai dengan kebutuhan ayam, yang akan membantu meningkatkan konsumsi pakan dan mengurangi biaya pakan
  3. Biaya Obat-Obatan: Pada kandang closed house, peternak dapat memastikan kondisi kandang yang sesuai dengan kebutuhan ayam, yang akan membantu mengurangi resiko penyakit dan mengurangi biaya obat-obatan
  4. Biaya Tenaga Kerja: Pada kandang closed house, peternak dapat memastikan kondisi kandang yang sesuai dengan kebutuhan ayam, yang akan membantu meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya tenaga kerja
  5. Biaya Perawatan Kandang: Pada kandang closed house, peternak dapat memastikan kondisi kandang yang sesuai dengan kebutuhan ayam, yang akan membantu mengurangi biaya perawatan kendang
  6. Biaya Pengangkutan: Pada kandang closed house, peternak dapat memastikan kondisi kandang yang sesuai dengan kebutuhan ayam, yang akan membantu mengurangi biaya pengangkutan
  7. Biaya Pengeluaran: Pada kandang closed house, peternak dapat memastikan kondisi kandang yang sesuai dengan kebutuhan ayam, yang akan membantu mengurangi biaya pengeluaran
  8. Biaya Pengawasan: Pada kandang closed house, peternak dapat memastikan kondisi kandang yang sesuai dengan kebutuhan ayam, yang akan membantu mengurangi biaya pengawasan
  9. Biaya Perlindungan: Pada kandang closed house, peternak dapat memastikan kondisi kandang yang sesuai dengan kebutuhan ayam, yang akan membantu mengurangi biaya perlindungan
  10. Biaya Pengendalian Kondisi Kandang: Pada kandang closed house, peternak dapat memastikan kondisi kandang yang sesuai dengan kebutuhan ayam, yang akan membantu mengurangi biaya pengendalian kondisi kendang
  11. Biaya Pengawasan Kesehatan Hewan: Pada kandang closed house, peternak dapat memastikan kondisi kandang yang sesuai dengan kebutuhan ayam, yang akan membantu mengurangi biaya pengawasan kesehatan hewan
  12. Biaya Pengawasan Keseimbangan Supply-Demand: Pada kandang closed house, peternak dapat memastikan kondisi kandang yang sesuai dengan kebutuhan ayam, yang akan membantu mengurangi biaya pengawasan keseimbangan supply-demand
  13. Biaya Pengawasan Keseimbangan Supply-Demand: Upgrade kandang ayam ke kandang closed house dapat membantu mengurangi biaya pengawasan keseimbangan supply-demand. Pada kandang

Persyaratan Upgrade Kandang Ayam ke Sistem Closed House meliputi :

  1. Pengaturan Suhu: Upgrade kandang ayam harus memiliki alat yang dapat mengatur suhu sesuai kebutuhan ayam. Pada kandang closed house, pengaturan suhu sangat mudah dilakukan, karena alat untuk menciptakan suhu sudah disiapkan secara matang dengan penuh perhitungan yang akurat
  2. Pengaturan Kebutuhan Air dan Pakan: Upgrade kandang ayam harus memiliki sistem yang dapat memenuhi kebutuhan air dan pakan ayam. Pada kandang closed house, peternak dapat membuat sistem yang dapat memastikan ayam dapat memakan dan minum dengan baik
  3. Pengaturan Ukuran Kandang: Upgrade kandang ayam harus memiliki ukuran yang sesuai dengan kebutuhan ayam. Pada kandang closed house, peternak dapat memilih ukuran kandang sesuai dengan kebutuhan ayam, yang akan membantu meningkatkan produktivitas dan kualitas dalam peternakan ayam
  4. Pengaturan Sirkulasi Kandang: Upgrade kandang ayam harus memiliki sistem sirkulasi yang dapat memastikan udara dalam kandang tetap bersih dan bebas dari lalat. Pada kandang closed house, peternak dapat menggunakan sistem penutupan yang dapat membantu menjamin kesehatan hewan dan mengurangi resiko penyakit
  5. Pengaturan Keamanan: Upgrade kandang ayam harus memiliki sistem keamanan yang dapat membantu melindungi ayam dari penyakit dan lalat. Pada kandang closed house, peternak dapat menggunakan sistem penutupan yang dapat membantu menjamin kesehatan hewan dan mengurangi resiko penyakit

Langkah-langkah yang perlu diambil terhadap kandang  open house ke closed house adalah sebagai berikut:

  1. Pengukuran kandang Ukur luas dan panjang kandang untuk menentukan jumlah dan jenis exhaust fan atau blower yang dibutuhkan, dan jumlah cooling pad atau celldeck.
  2. Penggantian konstruksi Jika pondasi, dinding, atau tiang kandang tidak kuat, maka tiang yang berbahan bambu di ganti dengan tiang kayu yang lebih kuat.
  3. Pemasangan tirai dan plafon Pasang tirai di seluruh dinding kandang dan atapnya agar tirainya bisa tertutup rapat, untuk menghasilkan angka suhu yang stabil dan kelembaban rendah .
  4. Pemasangan kipas : pasang kipas (fan) (fan) untuk menyedot angin dan mengatur suhu dengan hitungan tertentu.
  5. Pengaturan Sirkulasi Udara: Sirkulasi udara di dalam kandang harus diatur secara manual atau otomatis untuk menjaga suhu dan kelembaban yang stabil.
  6. Penggunaan Alat: Penggunaan alat seperti blower, cooling pad, dan celldeck untuk mengatur suhu dan kelembaban di dalam kandang.
  7. Pengawasan Kualitas Udara: Pastikan kualitas udara di dalam kandang tetap baik dengan mengawasi tingkat kelembaban dan suhu yang stabil.
  8. Penggunaan Listrik: Kandang closed house memerlukan daya listrik yang cukup tinggi, maka perlu memastikan ketersediaan listrik yang stabil.
  9. Pengawasan Pemberian Pakan dan Minum: Pastikan pemberian pakan dan minum ayam dilakukan secara otomatis untuk menghemat waktu dan meningkatkan efisiensi.
  10. Pengawasan Kesehatan Ayam: Pastikan kesehatan ayam tetap terjaga dengan menjaga suhu dan kelembaban yang stabil, serta mengawasi tingkat kelembaban dan suhu yang stabil.

Penambahan Tirai dan Exhaust Fan di kandang Closed house

Panel listrik dan sensor di kandang closed house

Sumber :
Bhakti, M. A. 2018. Closed House, Solusi Peningkatan Performa Ayam. Www.Medion.Co.Id. https://www.medion.co.id/closed-house-solusi-peningkatan-performa-ayam/[29 April 2023]

Bhakti, M. A. 2021. Mengenal Kandang Closed House untuk Layer Modern. Www.Medion.Co.Id.https://www.medion.c o.id/mengenal- kandang-closed-houseuntuk-layer- modern/#:~.[29 April 2023]

Nuryati T. 2019. Analisis Performans Ayam Broiler Pada Kandang Tertutup dan Kandang Terbuka. Jurnal Peternakan Nusantara 5 (2): 77-86.

Comments are closed.