Wakil Menteri Pertanian RI Dorong Petani Milenial untuk Berkontribusi di Sektor Pangan - BBPP BATU

Wakil Menteri Pertanian RI Dorong Petani Milenial untuk Berkontribusi di Sektor Pangan

Wakil Menteri Pertanian RI, Harvick Hasnul Qolbi ST saat menyapa UMKM yang menjual hasil pertanian, peternakan dan perkebunan. (FOTO: Muhammad Dhani Rahman/TIMES Indonesia)

 

TIMESINDONESIA, BATU – Wakil Menteri Pertanian RI, Harvick Hasnul Qolbi ST, menegaskan kepada petani milenial bahwa sektor pangan bukan hanya tempat untuk bertahan, tetapi juga menjadi landasan kokoh dalam menggerakkan perekonomian. Dalam kunjungan kerjanya ke Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu, Harvick menyampaikan bahwa sektor pangan saat ini tidak hanya memiliki pangsa pasar yang luas, tetapi juga telah mengalami perkembangan pesat dalam hal teknologi.

Dalam acara Pelatihan Kewirausahaan Pertanian yang sedang berlangsung di BBPP Batu, Harvick menyampaikan pesan optimisme kepada peserta. Ia juga turut menandatangani prasasti Agro Edu Wisata Indigofera, sebuah agrowisata yang baru saja didirikan oleh BBPP Batu. Dalam kesempatan ini, Harvick menggarisbawahi pentingnya peran pemerintah dalam mendukung semua aspek pertanian, peternakan, dan perkebunan.

Harvick-Hasnul-Qolbi-2.jpg

“Sesuai dengan arahan Presiden RI, agar kita selalu menggiatkan sektor pangan, maka kami dari pemerintah pusat melakukan kunjungan kerja ke Malang, termasuk di BBPP Batu ini. Kami hadir dengan 12 UPT kami lengkap dan Forkopimda,” ujar Harvick.

Ia memastikan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memberikan harapan kepada masyarakat, khususnya para petani. Dalam konteks ini, Harvick juga menggarisbawahi peran penting para petani milenial dalam mengembangkan sektor pertanian, terutama dalam hal peternakan.

Harvick-Hasnul-Qolbi-3.jpg

Harvick mendorong para peserta pelatihan untuk memanfaatkan pengetahuan dan keterampilan yang diperolehnya dalam membangun daerah masing-masing, khususnya dalam bidang peternakan dari hulu hingga hilir. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah telah memberikan berbagai fasilitas untuk mendukung petani, termasuk petani milenial, seperti subsidi sperma beku hingga proses kebuntingan dan kelahiran.

“Dalam pesan dari pemerintah pusat, sperma beku tahun ini digratiskan, sampai masa kebuntingan hingga melahirkan. Ini pesan penting dari Presiden, sayang jika tidak ditanggapi dengan baik oleh masyarakat,” tambah Harvick.

Dalam konteks ekonomi, Harvick menjelaskan bahwa sektor pangan telah menjadi penyumbang pendapatan kedua setelah energi dalam ekonomi nasional. Di tengah tantangan ekonomi global akibat pandemi, pertumbuhan ekonomi Indonesia telah menunjukkan tren positif di atas 5%, dengan sektor pangan berperan signifikan dalam pencapaian ini.

Tidak hanya memberikan semangat kepada para petani, Harvick juga menyoroti perkembangan teknologi dalam sektor pertanian. Ia memuji pengembangan teknologi tractor tanpa awak di Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) Serpong. Ia juga merujuk pada penggunaan teknologi canggih dalam penyiraman tanaman dari belahan daerah lain di Sulawesi.

Dalam acara ini, Harvick juga mengapresiasi peran BBPP Batu yang telah mengembangkan agrowisata. Ia juga memberi apresiasi kepada Kota Batu yang telah berhasil mengembangkan lebih dari 100 titik agrowisata yang menjadi daya tarik wisatawan.

Dalam interaksi dengan para pengelola usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang pertanian, Harvick mengeksplorasi produk-produk unggulan, seperti ice cream susu asli dan jambu kristal organic. Ia berdialog langsung dengan mereka, mengakui peran vital UMKM dalam ekosistem pertanian.

Harvick Hasnul Qolbi ST meyakinkan bahwa pemerintah terus hadir untuk mendukung para petani, khususnya para petani milenial, dalam menjalankan usaha pertanian yang berkelanjutan.(ADV)

 

Berita ini telah dimuat di link berikut

Leave a Reply