Dorong Produk Asal Ternak yang ASUH, BBPP Batu Jalin Kerjasama dengan UIN Maulana Malik Malang

Pada tahun 2023, Pemerintah mentargetkan makanan dan minuman halal di Indonesia menjadi nomor satu dunia. Untuk memenuhi hal tersebut, tentunya banyak hal yang harus dipersiapkan salah satunya yaitu sertifikasi halal.

Kementerian Pertanian, yang merupakan garda terdepan dalam penyediaan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia tentu memiliki peran penting. Kementan RI terus memastikan bahwa ketersediaan pangan harus memiliki kualitas yang memenuhi standar, salah satunya adalah pangan harus Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH) terutama untuk pangan hasil peternakan.

Mendukung program tersebut, Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu bersama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan penandatangan MoU dalam rangka peningkatan dan penguatan program sertifikasi halal yang bertujuan untuk mendorong dan mengatasi permasalahan penyediaan produk asal ternak yang ASUH. Kegiatan kerjasama ini dilaksanakan sebagai perwujudan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menegaskan bahwa Kementan terus berupaya mengubah wajah sektor pertanian dengan mengandalkan para petani muda dan pemanfaatan teknologi digital. “Pembangunan pertanian ke depan akan semakin mengandalkan para petani muda dengan teknologi digital, terutama sebagai strategi untuk memperkuat produksi dan distribusi. Agripreneur muda yang melek teknologi adalah potensi dan mitra strategis memecahkan kendala distribusi serta lemahnya akses pasar petani selama ini,” tutur Mentan SYL

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa SDM pertanian adalah pengungkit terbesar produktivitas pertanian.  Maka pendidikan vokasi menjadi salah satu kunci terhadap cikal bakal lahirnya petani milenial tersebut.

Kegiatan penandatangan MoU di laksanakan pada Rabu (24/08/22) bertempat di Kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Kepala BBPP Batu, Sabir menyambut baik dan  mengapresiasi inisiasi terlaksananya kerjasama ini.  Sabir menyampaikan bahwa saat ini keamanan pangan asal ternak yang beredar di pasaran cukup mengkhawatirkan terutama dari segi kehalalannya  “Kami berharap dengan kerjasama ini dapat menciptakan SDM yang tidak hanya menguasai ilmu dan ketrampilan, namun juga memiliki integritas. Sehingga nantinya diawasi atau tidak di awasi mereka tetap menerapkan Juleha sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia” Ujar Beliau.

Sementara Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang,  Zainuddin  berharap bahwa kerjasama ini dapat segera di tindaklanjuti dalam rangka mewujudkan Indonesia sebagai halal center dunia, apalagi penduduk Indonesia  mayoritas beragama muslim tentunya kehalalan produk pangan khususnya produk asal ternak perlu di jaga. BBPPBATU

artikel juga dipublish di https://www.swadayaonline.com/artikel/11602/Dorong-Produk-Asal-Ternak-yang-ASUH-BBPP-Batu-Jalin-Kerjasama-dengan-UIN-Maulana-Malik-Malang/

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© 2022: Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu | GREEN EYE Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress