Tunjang Ketahanan Pakan, BBPP Batu Gelar Pelatihan Teknis Pengolahan Pakan

Pakan merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan produktivitas ternak selain faktor genetik. Produktivitas ternak dapat dinaikkan apabila pakan yang diberikan memenuhi kebutuhan ternak. Oleh karena itu jenis pakan yang diberikan harus bermutu baik dan dalam jumlah yang cukup.

Pengembangan hijauan pakan ternak (HPT) spesifik lokasi dan pemanfaatan limbah pertanian merupakan salah satu pendukung dalam pengembangan ternak ruminansia yang secara langsung akan membantu memecahkan permasalahan dalam penyediaan pakan. Umumnya peternak masih sangat ketergantungan pada alam dalam penyediaan pakan ternaknya. Pada musim kemarau peternak hanya memberikan pakan seadanya tanpa memperhatikan kualitas, kuantitas dan efisiensi pemberiannya.

Memperhatikan permasalahan tersebut, maka Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu telah mengadakan pelatihan Teknis Pengolahan Pakan bagi Non Aparatur pada tanggal 3 – 9 Februari 2022. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peternak mengenai pengolahan pakan khususnya untuk ternak ruminansia. Sehingga  diharapkan peternak dapat memanfaatkan potensi pakan di wilayahnya serta dapat mengatasi masalah ketersediaan pakan. Selama 7 hari di BBPP Batu peserta memperoleh berbagai materi terkait pengenalan bahan pakan, praktek cara membuat pakan silase, konsentrat, pakan  lengkap, amoniasi jerami dan materi menarik lainnya.

Pada berbagai kesempatan, Kepala BPPSDMP Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Agr senantiasa menyampaikan bahwa melalui BPPSDMP, kompetensi dan kapasitas SDM Pertanian bagi masyarakat khususnya petani dan peternak harus terus ditingkatkan melalui  pelatihan-pelatihan oleh fasilitator yang berkompeten. Langkah ini bertujuan agar masyarakat mampu melakukan pengelolaan terhadap lahannya masing-masing secara efisien dan modern memanfaatkan perkembangan ilmu dan teknologi yang semakin mumpuni.

Hal ini tentunya selaras dengan apa yang di sampaikan oleh Menteri Pertanian DR. H. Syahrul Yasin Limpo SH, M.Si, Untuk mewujudkan seluruh tujuan pembangunan pertanian Indonesia, peningkatan kualitas SDM Pertanian Masyarakat menjadi salah satu fokus Kementan. “Melalui Peningkatan SDM Pertanian tentu akan mendukung terwujudnya pertanian yang maju, madiri dan modern,” ujarnya.

Setelah melalui pelatihan selama 7 hari di BBPP Batu pada hari Rabu (9/2/2022), telah di laksanakan Penutupan pelatihan teknis pengolahan pakan bagi non aparatur. Afnita, S.Sos, MM, selaku Sub Koordinator Pelatihan Non Aparatur dalam sambutan ketua panitia menyampaikan bahwa berdasarkan hasil evaluasi pelatihan kepada 30 orang peserta yang diambil dari nilai pretest, post test, serta keaktifan peserta selama pelatihan berlangsung menunjukkan hasil yang sangat baik.  

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu, Dr. Sabir, S.Pt, M.Si yang diwakili oleh Koordinator Penyelenggaraan Pelatihan, Tata Sukmara, S.Sos, M.Pd menyampaikan bahwa penyiapan masalah ternak dan pakan ternak adalah hal yang penting untuk mencapai swasembada ternak. “Para peserta yang berasal dari generasi milenial ini menjadi harapan besar sebagai lumbung pertanian terbesar di masa mendatang. Setelah memaksimalkan kegiatan pelatihan selama 7 hari, setelah melewati proses pematangan teori di kelas, setelah menerapkan ilmu yang didapatkan ke lapangan, selamat ada semua telah berhasil meningkatkan kompetensi diri masing-masing,” tuturnya.

Muhammad Agung Taufiqurrahman, salah satu perwakilan peserta menyampaikan kesan dan pesannya, “Semoga pelatihan ini menjadi awal silaturahmi dan ladang bisnis bersama bagi kita. Semoga ilmu yang kita dapat bisa bermanfaat bagi para peternak lain diluar sana,” ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© 2022: Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu | GREEN EYE Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress