Peningkatan Kualitas SDM Pertanian Melalui Pembinaan P4S Wilayah Bali

Dalam era milenial saat ini, kebutuhan bahan pertanian semakin hari semakin dicari. Tidak hanya untuk masyarakat Indonesia, persoalan kebutuhan pangan berlaku juga di lingkup mancanegara. Terlebih saat ini, makanan memiliki banyak variasi. Generasi milenial telah berfokus pada olahan makanan dengan kreasi menarik. Seringkali kita jumpai perpaduan bahan pangan yang tidak semestinya.  

Menyikapi perihal tersebut, pemerintah mengajak para petani masa kini bekerja sama menggapai pencapaian yang lebih besar, dengan cara mengembangkan kemampuan dan keahlian petani melalui program Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S).  

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan bahwa peningkatan SDM Pertanian harus dilakukan, “Jika kita ingin meningkatkan produktivitas atau mengembangkan pertanian, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengembangkan dahulu kualitas SDM. Hal itu bisa dilakukan melalui sejumlah pemberdayaan, salah satunya memaksimalkan P4S,“ tuturnya.  

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian  Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa sudah selayaknya P4S memperoleh perhatian yang tinggi terkait perannya dalam transfer of knowledge dibidang pertanian. Bukti nyata menunjukkan bahwa metode yang paling tepat untuk mengajak petani untuk menerapkan suatu teknologi baru adalah dengan menunjukkan bukti keberhasilan petani yang menerapkan. Dimana pembaharuan desa harus di awali dari P4S di seluruh  Indonesia. “Berbicara mengenai pembangunan Desa berarti yang harus kita genjot adalah P4S” tegas Dedi.  

P4S Rodagila Jaya Agro, sebagai salah satu P4S binaan BBPP Batu yang berasal dari Kabupaten Bangli Propinsi Bali merupakan P4S yang baru dikukuhkan pada akhir Desember 2021. Sebagai P4S yang baru, namun kiprahnya sebagai pelapor bagi petani di sekitarnya tidak perlu diragukan lagi.  

Senin, 24/01/22. Bersama 5 orang perwakilan yang membawa nama P4S Rodagila Jaya Agro, berkunjung ke kantor BBPP Batu dalam rangka silaturahmi dan juga berdiskusi terkait dengan program P4S dalam rangka meningkatkan produktifitas serta pendapatan petani melalui penanaman  komoditi buah premium dengan target pasar ekspor.  

Sebagai Pembina P4S Wilayah Bali, Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu menyambut baik kedatangan rombongan dari P4S Kab. Bangli ini serta terus memberikan dorongan serta semangat bagi P4S untuk bergerak maju. Kepala BBPP Batu dalam diskusi mengingatkan terkait penerapan SOP mulai dari hulu hingga hilir agar hasil produk dapat di terima oleh pasar Global. Hal ini selaras dengan pesan dari Kepala BPPSDMP  yang menuturkan “Kondisi saat ini mengharuskan kita untuk bertransformasi dari pertanian sebagai kegiatan yang biasa, kegiatan warisan, atau bahkan suatu keharusan menjadi usaha yang menguntungkan. Untuk ini dibutuhkan agribisnis yang mendatangkan keuntungan. Agar menjadi usaha yang menguntungkan, agribisnis harus menjalankan pertanian modern dengan efisiensi yang tinggi,” 
dwi/arneta

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© 2022: Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu | GREEN EYE Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress