KETAHANAN INFORMASI Kementan RI Siapkan Agro Edu Wisata di BBPP Batu

Artikel Umum Berita

Kementan RI di bawah kepemimpinan Sahrul Yasin Limpo, berkomitmen menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi menciptakan berbagai peluang bisnis berbasis agro. 

Agro edu wisata dapat dimaknai menawarkan konsep pengalaman kepada pengunjung tentang kehidupan daerah pertanian. Pengunjung mendapat kesempatan untuk melakukan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh petani dan nelayan. Pelibatan wisatawan dalam penggunaan lahan dan komoditas pertanian, atau fasilitas terkait yang menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Jenisnya cukup banyak, tergantung komoditas apa yang ingin ditonjolkan tentunya dengan menekankan prinsip-prinsip pendidikan dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Kegiatan penyiapan kawasan edu wisata.

Berbagai kegiatan kreatif ekonomi terlihat dari tumbuhnya beragam aktivitas di hulu-hilir, hingga bentuk penyajian produk serta sinergisme dengan sektor terkait.

Di wlayah Malang Raya, segmen pasar wisata semakin besar dengan eksploitasi yang lebih besar pula untuk melakukan perjalanan wisata yang lebih berkualitas. Kondisi ini menyebabkan makin tingginya permintaan perjalanan wisata dalam bentuk wisata minat khusus. 

Peluang pengembangan agro ekowisata di Malang Raya khususnya Kota Batu sedang berkembang, karena adanya kecenderungan wisnu dan wisman untuk memenuhi kebutuhan meraka, seperti mencari gambaran baru tantang sisi lain kehidupan yang mereka  tak dapatkan di tempat asalnya. 

Pengembangan agro eduwisata menjadi penting, diantaranya sebagai alternatif upaya diversifikasi atau pemulihan perekonomian dampak covid-19, sebagai proses pembelajaran dan penumbuhan kecintaan terhadap sektor pertanian, dapat dikembangkan oleh siapapun dengan mengedepankan setiap budi daya baik tanaman hortikultura, perkebunan, tanaman pangan, hingga peternakan, dan perikanan.

Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu Dr. Wasis Sarjono, S.Pt, M.Si, mengatakan BBPP Batu memiliki alam dan tampilan yang menarik terletak di dataran perbukitan yang diapit oleh Gunung Panderman, Gunung Banyak, dan Gunung Arjuna.

“Sebagai Unit Pelaksana Teknis di bawah BPPSDMP Kementan RI, BBPP Batu banyak potensi yang dapat menopang kegiatan Agro Edu Wisata, seperti kambing perah (Saanen), sapi perah Peranakan Fries Holand, ayam KUB, sapi potong, belum lagi bukit yang pada awalnya semak belukar disulap, dengan   ditanamai macam-macam buah-buahan seperti, anggur, kelengkeng, pisang cavendish, termasuk pakan hijauan ternak seperti endigovera, odot, rumput pakchong. Mudah- mudahan kedepan dapat dijadikan sarana wisata sekaligus pembelajaran terutama anak-anak sekolah untuk dapat mencintai dunia pertanian,” kata Wasis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *