BPP Kostratani Lakukan Ubinan Demplot Padi

Artikel Pertanian Berita

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Prof.Dedi Nursyamsi, mengatakan penyuluh adalah garda terdepan. Jika penyuluh semangat, petani juga semangat dan pertanian akan terus terjaga. Karena penyuluh yang semangat akan turun ke lapangan mendampingi petani dan memastikan produksi tetap berlangsung, kehadiran Balai Penyuluhan Petanian sekaligus  untuk membantu meningkatkan pengetahuan dan kemampuan penyuluh.

Lebihlanjut Dedi mengatakan BPP Kostratani ini adalah rumahnya penyuluh. Di Kostratani ada data dan informasi yang bisa mereka manfaatkan, Kostratani juga menjadi pusat pengembangan pertanian, dan juga sebagai pusat pembelajaran. “Makanya kita perkuat BPP Kostratani dengan pengadaan komputer, modem, dan internet untuk memastikan BPP Kostratani memiliki IT,” tuturnya.

Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Kota Malang Ir. Diah Ayu Kusumadewi, MT, ditemui saat melakukan panen ubinan di kelurahan Bandulan Kecamatan Sukun mengatakan memberikan apresiasi atas konsennya Kementerian Pertanian dalam membangun BPP Konstratani. Salah satu BPP  dikota Malang yang mungkin dapat menjadi calon BPP Konstratani diperode berikutnya adalah BPP Sukun. 

Dalam kesempatan panen ubinan yang dihadiri Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Kota Malang, Kepala Bidang Pertanian, kepala seksi,  seluruh koordinator penyuluh, seluruh penyuluh BPP Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Perkembangan teknologi pertanian khususnya teknik penanaman  tanaman padi sangatlah penting bagi petani. Karena dengan sistem tanam  diluar dari kebiasaan petani,  tingkat perkembangan tanaman sampai produktivitas kurang maksimal.

Dengan adanya demplot percontohan padi menggunakan sistem jajar legowo Legowo 2:1 yang komandani Koordinator BPP Sukun Very Tubagus Irianto,  SP. dikelompok tani Sederhana Kelurahan Bandulan kecamatan Sukun kota Malang memberikan banyak pelajaran bagi anggota kelompok tani khususnya dan masyarakat petani sekitar pada umumnya.

Lahan yang digunakan tanah bengkok/milik pemerintah kota yang dikelola Jumali selaku pengurus kelompok tani Sederhana, dengan varietas padi Ciherang jarak 25 cm x 25 cm, realisasi tanam tanggal 25 April 2020 dengan umur pindah tanam 15 hari.

Setelah tanam tentunya ada pengamatan dan pengawalan yang dilakukan baik dari BPP maupun Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Kota Malang dengan hasil perkembangan tanaman sangat baik, adapun hama yang menyerang adalah sundep dengan presentase 5% dengan tindakan melakukan penyemprotan insektisida sistemik. dengan demikian hasil yang kita dapat setelah panen dengan melaksanakan ubinan pada tanggal 18 Agustus 2020 adalah untuk hasil ubinan 4,56 x 1,6 = 7, 3 ton  produktivitas antara 7-8 ton/ha.

Diah, srikandi dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang lebihlanjut mengatakan bahwa dari hasil ubinan demplot yang kami panen menghasilkan 4.56kg untuk varietas Ciherang. Jika hasil ubinan kita kalikan dengan jumlah luasan, maka hasilnya 7 sampai dengan 8 ton per hektare,” kata Diah.

Meski demikian, hasil ubinan tersebut bukan jaminan angka yang pasti, sebab kondisi tanaman padi dalam luasan satu hektare tentu tidak sama. Namun, Diah memastikan bila hasil ubinan itu tidak akan jauh beda dengan hasil riil ketika semua tanaman di panen. Paling kalau sudah kita panen semua, sudah kita prediksi mampu menghasilkan kisaran 7,5-8 ton.

Hasil itu bisa dikatakan cukup bagus dengan kondisi sekarang yang musim kemarau. Produktivitas padi rata-rata mengalami penurunan pada subround sub round II (Mei -Agustus), sub round III (September-Desember) karena iklim, pungkas Dian.

Ditempat terpisah Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu Dr. Wasis Sarjono, S.Pt, M.Si, sebagai penanggungjawab LTT untuk Kota Malang, Demplot salah satu bentuk menarik minat masyarakat atau petani dalam membudidayakan tanaman padi. Penyuluh BPP Sukun yang membuat demplot bertujuan untuk memotivasi masyarakat atau petani dalam bercocok tanam dan menggunakan teknologi untuk meningkatkan hasil produksi khususnya tanaman padi sawah. 

Penggunakan sistem tanam jajar legowo adalah  Memanfaatkan sinar matahari bagi tanaman yang berada pada bagian pinggir barisan dimana semakin banyak sinar matahari yang mengenai tanaman, maka proses fotosintesis oleh daun tanaman akan semakin tinggi sehingga akan mendapatkan bobot buah yang lebih berat.

Jajar legowo juga mengurangi kemungkinan serangan hama, terutama tikus serta menekan serangan penyakit karena pada lahan yang relative terbuka, kelembaban akan semakin berkurang sehingga serangan penyakit juga akan berkurang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *