P4S Madukara Faram Cetak Sarjana Praktis di Masa Pandemi Covid-19

Menteri Pertanian RI menyatakan bahwa pertanian/ peternakan tidak boleh berhenti di kondisi covid 19, sertor pertanian tidak mengalami penurunan karena pangan menjadi kunci utama kehidupan manusia.

“Susu kambing merupakan immunitas bagi tubuh kita di saat pademi covid 19, maka peternakan kambing terus dikembangkan,” tegas mentan Dr. Syahrul Yasin Limpo, SH. MH. 

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian Prof. Dr. Dedy Nursyhamsi, MS mempertegas bahwa di saat adaptasi new normal covid 19 protokol covid 19 tetap harus kita patuhi dan di lakukan  dengan menjaga jarak, pakai masker dan cuci pangan dengan sabun di air yang mengalir.  

P4S terus di kembangkan karena sebagai tempat pembelajaran dan pemagagan dari petani untuk petani sehingga mempermudah dan mempecepat transfer teknologi.

Tatik ketua P4S Madukara Farm di dusun Banaran, Desa Bumiaji Kecamatan Bumiaji Kota Batu. P4S Madukara Farm telah mencetak sarjana praktis di lapangan yang  trampil dan ahli di bidang petemakan, khususnya kambing perah.

P4S Madukara Farm telah melakukan pelatihan dan pemagangan bidang peternakan khususnya kambing perah. Jenis kambing perah yang di usahakan adalah Peranakan Ettawa. Budidaya kambing perah dimulai tahun 2011 yang awalnya dari hobby 2 ekor terus berkembang sampai 200 ekor saat ini, dan melakukan pembibitan serta produksi susu.

Rata-rata produksi susu adalah 2- 3 liter/ ekor/ hari tergatung dari fase laktasi. Pakan yang diberikan pada kambing perah adalah Pollard 1 kg dan susu pap 1/4 sampai 1/5 kg tergantung dari fase pemeliharaan. Sedang hijauan yang diberikan berupa rumput odot dan leguminosa daun clirisidae, kaliandra dan lamtoro.

P4S Madura Farm setiap tahun melakukan pelatihan budidaya kambing perah, pola pemberian pakan, pembibitan dan pengolahan susu pasteurisasi serta yogurt rata 300 orang/tahun dari sejak 2014. Saat pandemi covid 19 usaha agribisnis kambing perah terus berkembang karena Permintaan bibit dan susu meningkat. Peserta yang mengikuti pelatihan 80% generasi millenial dari seluruh wilayah Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© 2022: Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu | GREEN EYE Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress