Kementan RI Genjot Pengolahan untuk Percepatan Tanam Padi

Kementan RI memanfaatkan sisa musim hujan dengan menggenjot percepatan olah lahan untuk penanaman padi di musim tanam ASEP (April-September) 2020 di seluruh Indonesia.

Sesuai arahannya Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Pangan Indonesia harus terus memperkuat sektor pertanian, tidak hanya dalam masa pandemi Covid-19 namun juga hingga pasca pandemi Covid-19 salah satunya dengan mendorong percepatan tanam melalui Komando Strategis Pembanguan Pertanian yang ada di kecamatan (Kostratani).

Senada dengan SYL, Kepala Badan PPSDMP Prof. Dr. Ir Dedi Nursyamsi, M.Agr meyakinkan para petani melalui kegiatan Sekolah lapang Budidaya Padi Rawa Lebak dan para petani terus menanam padi, “Pertanian tidak boleh berhenti. Teruslah menanam”.

Dalam kegiatan optimalisasi olah lahan untuk percepatan tanam padi periode ASEP 2020, Team dari Dirjen Tanaman Pangan yang dipimpin oleh Marwanti didampingi Kepala BBPP Batu selaku Penanggungjawab UPSUS Kabupaten Malang melakukan kordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Malang yang diwakili oleh Kabid Tanaman Pangan Slamet, menyepakati target percepatan olah lahan seluas 500 ha dalam posisi hamparan.

Dalam kegiatan CPCL tim dari Dirjen TP, Dinas Pertanian yang dikordinir  oleh Wasis Sarjono Kepala BBPP Batu untuk mendatangi kelompok tani di lahan persawahan di Kecamatan Pagelaran. Dari dialog dengan Ketua Kelompok Tani, Penyuluh, Mantri Tani dan Kepala Desa disepakati dilakukan percepatan olah lahan seluas 225 ha, dengan tahapan dalam minggu ini lahan yang siap tanam 30 Ha, dan sisa akan diselesaikan dalam waktu dua minggu.

Dalam musyawarah yang difasilitasi oleh Kepala Desa Clumprit Pak Subur para petani akan memanfaatkan stimulus yang diberikan oleh Kementerian Pertanian untuk memaksimalkan hasil olah lahan yang sudah disepakati.

Marwanti menjelaskan bahwa stimulus Kementan adalah bagian yang bisa diberikan untuk membantu para petani padi, diharapkan mampu mendukung percepatan olah lahan dan penanaman padi.

Kepala BBPP Batu selaku Penanggungjawab Kab Malang mengajak penyuluh, babinsa dan semua petugas teknis dan Widyaiswara untuk bersama mendampingi dan turun langsung ke sawah sehingga target percepatan olah lahan seluas 500 ha tercapai sampai minggu ke dua bulan Juni, untuk mengantisipasi musim kemarau panjang.(*)

#PertanianTidakBerhenti

#PertanianCegahCovid-19

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© 2022: Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu | GREEN EYE Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress