Kostratani Jaga Ketersediaan Bawang Merah di Tengah Covid-19

Petani bawang merah di Desa Purworejo, Kecamatan Ngantang Malang Jawa Timur.

Arahan dan motivasi Menteri Pertanian Dr. Syahrul Yasin Limpo, SH.M.Si. M.H,  bahwa ditengah pandemi Covid-19 yang luar biasa ini, pertanian tetap menjadi aktifitas yang tetap excis. 

Pasalnya di saat semua orang mulai bekerja dari rumah, para petani tetap semangat turun untuk menyelamatkan hidup rakyat dengan tetap berproduksi.

SYL menekankan kepada insan pertanian harus tetap menjaga ketersediaan 11 bahan pangan pokok dari komoditas pangan strategis.

SYL, menegaskan 11 komoditas pangan strategis yang dimaksud antara lain beras, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai besar, daging sapi/kerbau, daging ayam, telur ayam, gula pasir, dan minyak goreng.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Dedy Nursyamsi melalui program kostratani, BBPP Batu sebagai perpanjangan tangan di daerah terjun langsung dan turut mengawal upaya dalam menjaga ketersediaan 11 pangan komoditas strategis.

“Kostratani sangat strategis menjadi wadah bagi penyuluh dan tenaga teknis pertanian di tingkat kecamatan,” tegas Kabag PPSDMP, Penyuluh adalah ujung tombak dalam mendampingi petani dalam melaksanakan usaha taninya. 

Salah satu contoh penyuluh di bawah Kostratani Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang mengawal penuh petani bawang merah di Desa Purworejo, Kecamatan Ngantang Malang Jawa Timur.

Luas lahan bawang merah 300 Ha dan diperkirakan akan panen sebanyak 6-8 ton/ Ha. Petani bawang merah menjelaskan
“bawang ini diperkirakan akan panen bulan Mei,” ungkap Wardono.

Penyuluh pertanian dari BPP Kec. Ngantang menyatakan bahwa jika cuaca tidak ekstrim panen bawang akan optimal dan bulan ini bawang merah berada pada tingkat harga terbaik Rp 25.000/kg. 

“Kami tentunya para penyuluh secara bergantian mengunjungi petani di tengah pandemi Covid-19 agar tetap semangat untuk mendampingi petani kita agar mereka juga semangat untuk melakukan aktifitasnya sebagai petani walau di tengah cuaca yang tidak stabil dan ditengah kondisi covid-19,” terang Rina Chaisar, SST.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© 2022: Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu | GREEN EYE Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress