BBPP Batu Produksi Telur Omega 3 yang Ampuh Perangi Corona

Foto kandang ayam petelur BBPP Batu.

BBPP Batu memiliki instalasi budidaya ayam petelur dengan sistem kandang closed house. Widyaiswara Catur Purwanto, S.St dan Pararto Wicaksono, SP. MS dengan bimbingan dari kepala BBPP Batu Dr. Wasis Sarjono, S.Pt. M.Si. Staf BBPP Batu rajin dan giat untuk mengkonsumsi hasil produk hasil ternak terutama yang tersedia di BBPP Batu.

Seperti telur omega 3, telur ayam, produk susu dan susu kambing. Masyarakat juga dapat menikmati produk hasil ternak tersebut dengan mengunjungi BBPP Batu di Songgoriti, Batu.

Diketahui Telur ayam sebagai salah satu produk hasil ternak memiliki kandungan nutrisi yang melimpah. Kandungan gizi pada telur ayam yaitu : riboflavin (B2), vitamin D, Vitamin E, Asam Pantothenic (Vitamin B5), vitamin B12, vitamin A, Zat besi, fosfor, folat, yodium, dan selenium. Kandungan vitamin E pada telur ayam mencapai 1,03 mg atau 7 persen dari total kandungan nutrisi yang dimiliki.

Mengonsumsi telur ayam secara rutin dalam jumlah yang ideal tentu akan membawa dampak positif bagi kesehatan tubuh, termasuk melindungi tubuh dari risiko penyakit-penyakit kronik.

Berikut Skema Vitamin E Mengatasi Virus Corona :

Agar sistem imunitas tubuh terjaga dengan baik, tubuh membutuhkan zat gizi mikro, yaitu gizi yang mengandung sejumlah vitamin dan mineral yang diperlukan. 

Salah satunya adalah vitamin E, yang penting bagi daya tahan tubuh. Vitamin E dikenal dengan nama alfa tokoferol, yaitu vitamin yang larut dalam lemak. 

Vitamin ini berfungsi untuk memelihara daya tahan tubuh, menjaga kesehatan kulit, menjaga kesuburan organ reproduksi, serta menjaga kesehatan organ mata, otak, dan sel darah. 

Vitamin E juga berperan sebagai antioksidan yang berfungsi untuk mempertahankan fungsi membran sel. Perlu diketahui bahwa virus corona dapat menyerang sel darah, kemudian merusak pembuluh darah di dalamnya. 

Berkaitan dengan hal tersebut, vitamin E sangat dibutuhkan tubuh guna menjaga pembuluh darah agar terhindar dari kerusakan virus. 

Bisa dikatakan bahwa proses penyembuhan virus corona akan bertumpu pada kekuatan sistem imunitas tubuh masing-masing pengidap.

Di tempat lain, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Agr menegaskan pertanian tidak berhenti dalam kaitannya dengan KLB wabah Corona. 

Ia mengatakan bahwa pertanian dapat mencegah corona, lahan pertanian umumnya berada di zona hijau (aman), sinar matahari di lahan pertanian berlimpah (sinar matahari (ultraviolet) inilah yang membuat COVID-19 tidak aktif), dan asupan gizi yang baik meningkatkan kekebalan tubuh terhadap COVID-19. (*)

#PertanianTidakBerhenti
#PertanianCegahCovid19

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© 2022: Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu | GREEN EYE Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress