TENTANG YOGHURT

TENTANG YOGHURT

Oleh : WIDI ROSELI (WIDYAISWARA MUDA BBPP BATU)

Fermentasi adalah proses produksi energi dalam sel dalam keadaan anaerobik   (tanpaoksigen). Secara umum, fermentasi adalah salah satu bentuk respirasi  anaerobik , akan tetapi, terdapat definisi yang lebih jelas yang mendefinisikanfermentasi sebagai respirasidalam lingkungan anaerobik dengan tanpa akseptor elektron eksternal. Gula adalah bahan yang umum dalam fermentasi. Beberapa contoh hasilfermentasi adalahetanol,asam laktat, danhidrogen. Akan tetapi beberapa komponen lain dapat juga dihasilkan dari fermentasi  sepertiasam butirat dan aseton.Ragi  dikenal sebagai bahan yang umum digunakan dalam fermentasi untuk menghasilkanetanoldalam bir ,anggur dan minuman beralkohol lainnya.

Susu fermentasi adalah salah bentuk diversifikasi bahan pangan asal susu dan sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu dan merupakan produk tradisional yang terus berkembang sejalan dengan perkembangan ilmu dan tekonologi. Konsumsi terhadap produk fermentasi susu terus meningkat. Hal ini menunjukkan  bahwa produk fermentasi susu merupakan bagian yang penting dalam  konsumsi makanan bagi manusia dari berbagai bangsa di seluruh dunia.

Salah satu bentuk susu fermentasi yang sering dikonsumsi oleh masyarakat adalah yoghurt. Yoghurt berasal susu yang kemudian ditambahkan dengan bakteri yang akan membentuk asam laktat. Bakteri yang biasa digunakan dalam proses pembuatan yogurt adalah bakteri Bifidobacterium sp., Lactobacillus sp. atau bakteri Streptococcus thermophilus dan Lactobacillus bulgaricus. Bakteri-bakteri ini yang akan memicu proses fermentasi dari susu, mengubah laktosa pada susu menjadi asam laktat. Efek lain dari proses fermentasi adalah pecahnya protein pada susu yang menyebabkan susu menjadi kental. Hasil akhirnya susu akan terasa asam dan kental, inilah bentuk yoghurt dasar yang telah jadi. Setelah yoghurt terbentuk, cara terbaik penyimpanannya adalah dengan menaruhnya dalam lemari es. Simpan dalam suhu 4-7 derajat Celcius. Sebaiknya yoghurt diletakkan dalam wadah yang tertutup rapat. Yoghurt dapat pula diolah menjadi bentuk seperti ice cream. Bentuk inilah yang dikenal sebagai frozen yoghurt atau sering disebut froyo yang gerainya marak muncul di berbagai pusat perbelanjaan. Khasiat froyo sama dengan yoghurt pada umumnya. Froyo lebih banyak dinikmati karena disantap dalam kondisi dingin dan mirip dengan saat menikmati ice cream.

Keuntungan mengkonsumsi yogurt adalah :

1.    Perbaikan Nilai Gizi. Kandungan gulanya akan meningkatkan kemampuan tubuh dalam menyerap P dan Ca sehingga mudah diserap oleh penderita Lactose Intolerance. Kandungan asam laktat dapat mempercepat pengeluaran cairan lambung menyebabkan tranpor makanan ke usus lebih cepat.
2.    Keseimbangan Mikroflora Usus. Flora usus pengkonsumsi yoghurt terbukti sulit ditumbuhi kuman-kuman patogen atau kuman yang dapat menyebabkan penyakit. Dengan terhambatnya pertumbuhan sekaligus matinya mikrobia patogen dalam lambung dan usus halus bisamenghindari munculnya berbagai penyakit akibat infeksi atau intoksikasi mikrobia.Dengan kata lain, mengonsumsi yoghurt secara teratur dapat membantu menjagakesehatan saluran pencernaan.
3.    Degradasi kolesterol. Penelitian pada beberapa orang yang mengonsumsi yoghurt secara teratur dalam jumlah dan waktu tertentu ternyata menunjukkan jumlah kolesterol dalamserum darahnya menurun. Mekanisme penurunan kolesterol ini bisa terjadi karena bakteri asam laktat yang ada dalam yoghurt dapat mendegradasi kolesterol menjadi coprostanol. Coprostanol  ini merupakan zat yang tak dapat diserap oleh usus. Dengan yoghurt, coprostanol  dan sisa kolesterol dikeluarkan bersama-sama tinja. Dengankata lain, jumlah kolesterol yang diserap tubuh pun jadi rendah. Beberapa laporan lain juga hal ini memaparkan bahwa penurunan kolesterol oleh bakteri Lactobacillus dapat mencapai kisaran 27-38 persen.
4.    Menetralisir antibiotik . Mengonsumsi antibiotik secara oral akan mengakibatkan keseimbangan floradi saluran cerna pasien jadi terganggu. Dengan  yoghurt dapat menetralisir efek samping antibiotik ini.
5.    Anti kanker saluran cerna. Kanker saluran cerna banyak terjadi di usus besar. Penyebabnya antara lainterjadinya ketidakseimbangan di saluran cerna, hingga menghasilkan penumpukan berbagai zat yang seharusnya terbuang. Bakteri-bakteri yang berperan dalam yoghurt dapat mengubah zat-zat prekarsinogenik. (zat-zat pemicu kanker) yang ada dalamsaluran pencernaan, hingga mampu menghambat terjadinya kanker.

Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk yoghurt yang dikeluarkan oleh Badan Standardisasi Nasional tahun 1992 dengan nomor SNI 01-2981-1992, kualitas yoghurt yang baik memiliki total asam laktat sekitar 0,5 – 2 ,0 persen dan kadar air maksimal 88 %. Sedangkan derajat keasaman (pH) yang harus dicapai adalah 4,5 %. Dan berdasarkan uji organoleptik yang meliputi aroma, bau, rasa dan tekstur yaitu normal/khas yoghurt, rasa asam yoghurt/khas, serta tekstur cairan kental atau semi padat.

000-017   000-080   000-089   000-104   000-105   000-106   070-461   100-101   100-105  , 100-105  , 101   101-400   102-400   1V0-601   1Y0-201   1Z0-051   1Z0-060   1Z0-061   1Z0-144   1z0-434   1Z0-803   1Z0-804   1z0-808   200-101   200-120   200-125  , 200-125  , 200-310   200-355   210-060   210-065   210-260   220-801   220-802   220-901   220-902   2V0-620   2V0-621   2V0-621D   300-070   300-075   300-101   300-115   300-135   3002   300-206   300-208   300-209   300-320   350-001   350-018   350-029   350-030   350-050   350-060   350-080   352-001   400-051   400-101   400-201   500-260   640-692   640-911   640-916   642-732   642-999   700-501   70-177   70-178   70-243   70-246   70-270   70-346   70-347   70-410   70-411   70-412   70-413   70-417   70-461   70-462   70-463   70-480   70-483   70-486   70-487   70-488   70-532   70-533   70-534   70-980   74-678   810-403   9A0-385   9L0-012   9L0-066   ADM-201   AWS-SYSOPS   C_TFIN52_66   c2010-652   c2010-657   CAP   CAS-002   CCA-500   CISM   CISSP   CRISC   EX200   EX300   HP0-S42   ICBB   ICGB   ITILFND   JK0-022   JN0-102   JN0-360   LX0-103   LX0-104   M70-101   MB2-704   MB2-707   MB5-705   MB6-703   N10-006   NS0-157   NSE4   OG0-091   OG0-093   PEGACPBA71V1   PMP   PR000041   SSCP   SY0-401   VCP550   M70-101   LX0-104   EX300   70-411   640-911   CAS-002   350-001   JN0-102   9A0-385   70-462   70-178   CISM   3002   220-902   SSCP   c2010-657   300-206   70-246   AWS-SYSOPS   70-534   640-916   ADM-201   LX0-103   74-678   210-065   300-115   642-732   1Z0-060   352-001   1Z0-061   EX300   HP0-S42   ICBB   ICGB   ITILFND   JK0-022   JN0-102   JN0-360   LX0-103   LX0-104   M70-101   MB2-704   MB2-707   MB5-705   MB6-703   N10-006   NS0-157   NSE4   OG0-091   OG0-093