Sayang Anak

Sayang Anak

 

           Gambar diatas dipetik saat pagi yang cerah di halaman divisi ternak potong Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu, yang seolah mengekspresikan lagu dari daerah Nusa Tenggara Timur yang liriknya sangat melegenda dihati kita;

                       mana dimana  …. anak kambing saya
              anak kambing tuan …. ada di pohon waru
                      mana dimana jantung hati saya ….
              jantung hati tuan ada …. di Balai Batu
                     caca marica he hei …. caca marica he hei
             caca marica …. aku digendong Pak Ndaru,,ee..,

          Ya,,, memang benar, kedua anak kambing tersebut anak-anak kesayangan kami. Mereka adalah anak kambing “Boer Asli” alias F0. Dia belum bisa bahasa jawa yang dapat dikenali dengan mudah dari suaranya. Kalau kambing lokal panggil induknya ya,, meek..mee..k.. gitu, sedangkan dia bilang… maae, ..mamaae.. hu..hu..mamaae… beda to..? kalau gak percaya datang ke Batu, buktiin.

          Dia lahir pada Tanggal 28 Juni 2014 yang lalu, berjenis kelamin jantan dan betina, dari pejantan bernama “Gen” dan induk “Miska”. Cempe jantan kami beri nama Kartono dengan berat lahir 3,5 kg sedangkan yang betina kami beri nama Kartini dengan berat lahir 3,1 kg. Pada umur 2 minggu berat badan masing-masing telah mencapai 6,2 kg dan 5,9 kg. Diharapkan, kedepan Kambing Boer akan menjadi ikon  Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu yang baru. Dengan potensi genetik sebagai kambing potong yang baik serta pemberian pakan yang berkualitas, maka akan didapatkan performans terbaik sebagai fasilitas pelatihan maupun dikembangkan di masyarakat.
          Info lebih lanjut tentang Pelatihan Kambing Boer hubungi kami di  ndaru_dtc@yahoo.com  atau febriana846@gmail.com   

–ben, Juli-2014–