Teguh Haryanto Profil PP Swadaya dari Banjarnegara

Share This Post:

Teguh Haryanto Profil PP Swadaya dari Banjarnegara

Secara Geografis Desa Kesenet mempunyai luas wilayah  315,263 Ha dengan batas-batas wilayah yaitu sebelah utara Desa Kendaga dan Gripit, sebelah selatan  Desa Banjarmangu, sebelah barat  Desa Rejasari dan Sigeblog, Sebelah Timur   Desa Kalilunjar dan Wilayah Kec. Madukara. Dan pembagian wilayah Dusun di Desa Kesenet terbagi menjadi 3 (tiga) wilayah dusun yaitu  Dusun Kesenet yang terdiri dari 1 RW 10 RT, Dusun Silambur yang terdiri 2 RW 12 RT, Dusun Sarangpanjang yang terdiri 1 RW 9 RT.
Dan secara Demografis Desa Kesenet   merupakan wilayah dengan kondisi alam perbukitan, terasering. Dalam pemanfaatan dan penggunaan lahan yang ada di wilayah Desa Kesenet adalah  tanah sawah yaitu sawah tadah hujan dengan luas 7.043, sedangkan tanah kering dipergunakan untuk tegalan seluas 193.858 ha, pekarangan dan bangunan seluas 95.551 ha, kolam seluas 1.950 ha, dan lainnya seluas 16.861 ha.
Desa Kesenet memiliki jumlah penduduk 3.873 jiwa dan keseluruhannya terdapat dalam 1.158 KK yang sebagian besar warga desa Kesenet adalah mempunyai pekerjaan sebagai petani, baik petani yang menggarap lahan sendiri maupun petani buruh penggarap lahan orang lain.

Kelembagaan pertanian di Desa Kesenet berada di wilayah binaan BPP Kec. Banjarmangu ini ada 3 (tiga) kelompok tani yang berada di tiap-tiap dusun dan 1 (satu) KWT serta ada kelompok tani ternak, selain poktan tersebut di Desa Kesenet pada tahun 2012 melalui rembug tani telah dibentuk satu kelompok tani yaitu UP-FMA  Bhakti Muda yang keanggotaannya adalah perwakilan dari masing-masing poktan Desa Kesenet. Kelompok tani UP-FMA Bhakti Muda sebagai wadah petani Desa Kesenet yang dalam kegiatannya adalah melaksanakan pembelajaran atau penyuluhan yang dilakukan dan dikelola oleh petani sendiri, baik materi maupun praktek. Dalam kelompok tani UP-FMA Bhakti Muda terdapat penyuluh swadaya yaitu :
Nama                    : Teguh Haryanto
Tempat, Tgl Lahir    : Banjarnegara, 20 April 1982
Alamat                   : Desa Kesenet, RT 07/III Kec. Banjarmangu
Kab. Banjarnegara Prov. Jawa Tengah
Jenis Kelamin        : Laki-Laki
Status                   : Kawin
Pekerjaan              : Petani
Pendidikan            : SD
Telp                      : 085600365546
Email                   : teguhharyanto73@gmail.com

Kondisi pertanian di Desa kesenet sebagian besar masyarakatnya adalah petani salak, dan disela-sela kesibukannya sebagai petani salak, masyarakat desa juga memelihara kambing sebagai sampingan.
Petani memanfaatkan pinggiran kebun salak untuk ditanami rumput sebagai pakan ternak yang selanjutnya limbah ternaknya sebagai  pupuk untuk tanaman salak.

Dalam pengelolaan pertaniannya masih menggunakan cara tradisonal begitu juga dengan hasil limbah dari ternaknya belum diolah secara maksimal sehinggan petani masih ketergantungan dengan pupuk kimia. Dengan kondisi yang seperti ini maka biaya pertanian yang dikeluarkan petani salak Desa Kesenet begitu besar untuk pembelian pupuk kimia. Dan hasil pertanian  salaknya juga belum memberikan penghasilan yang layak bagi petani.
Dengan pengelolaan limbah ternak yang dilaksanakan petani tidak maksimal tersebut, maka petani Desa Kesenet masih ketergantungan pada energi dari bahan baku fosil ( elpiji ), dengan begitu kebutuhan dapur petani juga masih memerlukan biaya yang dipergunakan untuk membeli gas elpiji demi mencukupi kebutuhan dapur.

Kondisi Budidaya ternak kambing yang dilaksnakan oleh warga Desa Kesenet juga masih menggunakan cara tradisional yaitu kandang emprokan, pakan hanya menggunakan hijauan segar, kondisi kesehatan ternak yang kurang baik dan juga menejemen budidaya yang hanya sebagai sampingan pertanian.
Kondisi-kondisi diatas dapat disimpulkan bahwa petani desa Kesenet  adalah  Petani /peternak yang belum ada pengetahuan tentang teknologi pertanian dan pengolahan limbah ternak sehingga pertanian dan peternakan yang terlaksana sangat bertolak belakang dengan yang sebenarnya diharapkan oleh pemerintah, yaitu menjadi petani/peternak yang sejahtera. Maka akan lebih baik jika ada pengetahuan untuk warga Desa Kesenet dalam bidang pertanian dan peternakan guna untuk merubah kebiasaan-kebiasaan petani yang kurang maksimal dalam pengelolaan pertanian dan peternakan seperti, budidaya salak, pemupukan salak, pengolahan limbah ternak, dan budidaya ternaknya.

Kelompok tani UP-FMA Bhakti Muda lewat PP Swadaya yang kegiatannya adalah memberikan penyuluhan kepada petani/peternak untuk menjadi petani atau peternak yang mandiri , unggul, dan bertekhnologi.  Kegiatannya   adalah memberikan penyuluhan kepada kelompok tani yang ada di desa kesenet antara lain kelompok tani Sido Mulyo, Kelompok tani Sido Mukti, Kelompok Tani Sido Reja, dan juga Kelompok Wanita Tani Sekar  Arum begitu juga kelompok-kelompok masyarakat yang membutuhkan pendampingan dalam pengelolaan kegiatannya.

Kegiatan kelompok tani UP-FMA Bhakti Muda Desa Kesenet mulai  dilaksanakan  pada tahun 2012 yaitu kegiatan belajar ilmu pertanian dan peternakan. Pada Tahun 2013 PP Swadaya Kelompok Tani UP-FMA Bhakti Muda Desa Kesenet ( Teguh Haryanto ) di tugaskan oleh Bapeluh Kab Banjarnegara untuk mengikuti Diklat Pengolahan limbah di BBPP Batu Malang, dan selanjutnya PP Swadaya berupaya menyebarluaskan pada kelompok tani Desa Kesenet, mulai dari pemberian percontohan sampai praktek langsung pada kelompok-kelompok tani. Dengan cara kunjungan pada pertemuan kelompok tani, memberikan materi penyuluhan dan praktek-praktek. Kegiatan tersebut berlangsung sampai sekarang, dan masih dilaksanakan dengan baik antara lain pembuatan pupuk organik pada tanaman salak, pengolahan limbah ternak menjadi biogas, budidaya kambing.

Kendala yang dihadapi dalam upaya pemberian pengetahuan pada petani/peternak di Desa Kesenet dalam rangka merubah sikap dan perilaku pertanian dan peternakan adalah tidak semua petani/peternak mau dan mampu untuk melaksanakannya, seperti pengolahan pupuk kandang menjadi pupuk organik( bokasi ), pengolahan limbah ternaknya menjadi energi biogas, budidaya ternak yang sesuai dengan kebutuhan ternak, baik kebutuhan pakan maupun kesehatan ternaknya, dengan kata lain masyarakat enggan untuk meluangkan waktunya. Namun dalam upaya memberikan penyuluhan kepada masyarakat secara umum, PP Swadaya Desa Kesenet sekaligus memberikan percontohan pada lahan pertanian salak pribadi dan lahan pertanian salak kelompok tani yang menggunakan pemupukan organik dari proses pengolahan limbah ternak kambing yang telah dimanfaatkan menjadi energi biogas untuk keperluan memasak didapur, tapi hasil yang diperoleh dari pertanian salak tetap mendapatkan hasil tanpa mengeluarkan biaya pembelian pupuk.
Dengan cara pemberian contoh yang nyata tersebut maka petani di Desa Kesenet merasa tertarik pada pengelolaan pertanian organik yang telah PP Swadaya Desa Kesenet laksanakan. Saat ini telah banyak petani salak Desa Kesenet yang melaksanakan pemupukan organik pada lahan pertanian mereka, yaitu pupuk organik dari hasil limbah padat limbah ternak kambing yang telah diolah/difermentasi maupun penggunaan pupuk organik cair dari limbah proses biogas limbah ternak kambing.

Kegiatan-kegiatan PP Swadaya UP-FMA Desa Kesenet karena sangat menonjol pada kegiatan tekhnologi tepat guna pertanian dan peternakan, antara lain pengolahan limbah ternak kambing menjadi energi biogas rumah tangga, pengolahan limbah ternak menjadi pupuk organik padat dan cair maka selain memberikan penyuluhan poktan Desa Kesenet juga mendapat undangan sebagai nara sumber pelatihan-pelatihan baik formal kedinasan maupun kegiatan non formal kelompok tani yang ada di tingkat Kecamatan maupun Kabupaten Banjarnegara. Sudah banyak Dinas-dinas terkait di Kab. Banjarnegara yang mengundang PP Swadaya UP-FMA Bhakti Muda Desa Kesenet sebagai nara sumber pada kegiatan yang dilaksanakan oleh kedinasan antara lain Dintankannak, Bapeluh, KKP, LH, dan juga BLH Prov Jateng.

Selain menjadi nara sumber teknis pada kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh kedinasan dan poktan, PP Swadaya juga banyak memberikan informasi pertanian dan peternakan yang telah dilaksanakan kepada tamu study banding, dan tamu-tamu non formal lainnya. Tamu study banding mulai dari tamu kedinasan, kependidikan/perguruan tinggi, juga dari kelompok-kelompok tani yang berkunjung dalam rangka mencari informasi tekhnologi pertanian dan peternakan yang telah dilaksanakan oleh PP Swadaya UP-FMA Bhakti Muda Desa Kesenet.
PP Swadaya UP-FMA Bhakti Muda Desa Kesenet dalam penyuluhannya membuat materi penyuluhan dan juga leflead yang digunakan untuk  mempermudah penyampaian materi kepada para petani, sudah berbagai judul materi penyuluhan yang dibuat antara lain : Biogas Limbah Ternak Kambing, Pemanfaat Limbah, Budidaya Domba Dengan Pakan Fermentasi, Kompos dan brosur yang telah dibuat adalah Biogas limbah ternak Kambing, Manfaat Besar Empat ekor Kambing.
Selain materi diatas PP Swadaya UP-FMA Bhakti Muda Desa Kesenet juga menulis materi di Blog UP-FMA Bhakti Muda yang berisi sama dengan materi-materi diatas dengan harapan penyampaian pengetahuan akan semakin banyak yang mengakses guna perubahan pola fikir petani/peternak untuk mengelola pertaniannya.

upload2Temuan Tekhnologi Tepat Guna pertanian dan peternakan yang dilaksanakan adalah pembuatan dan penciptaan BIOGAS LIMBAH TERNAK KAMBING/DOMBA. Pada pelaksanaan pengolahan limbah ternak kambing ini PP Swadaya menciptakan mini Digester Biogas yang dapat dimanfaatkan oleh satu rumah tangga dengan hanya menggunakan limbah ternak empat ekor kambing dan menciptakan pemurnian biogas untuk dapat dipakai menghidupkan mesin motor berbahan bakar bensin ( sebagai pengganti bensin ) alat pencacah rumput dan juga mesin gennset.
Dalam pengolahan limbah sebagai energi alternatif dapur warga sampai saat ini sudah ada 42 unit biogas di Desa Kesenet, kegiatan yang dilaksanakan adalah memberikan penyuluhan/ pemberian materi kepada warga pemanfaat biogas mulai dari proses pembuatan, pemanfaatan sampai pendampingan apabila ada permasalahan yang terjadi dalam pengelolaannya.

Dengan temuan-temuan PP Swadaya UP-FMA Bhakti Muda Desa Kesenet ini ( TTG Pertanian dan Peternakan ) pada tahun 2014 di Kabupaten Banjarnegara menjadi juara ke II krenova pada kategori umum. Kretifitas dan aktifitas PP Swadaya UP-FMA Bhakti Muda Desa Kesenet ini mengundang kekaguman dari berbagai fihak sehingga telah terpublikasi pada media massa baik media eletronik ( NET TV, RCTI, TVRI ) dan media cetak ( Wawasan, Suara Merdeka, Radar Banyumas dll ) bahkan juga telah terposting pada media sosial ( Youtube, Google )

 

Share This Post: