Penyusunan Juklak Bioindustri/Bioenergi 2015

Share This Post:

PENYUSUNAN JUKLAK BIOINDUSTRI/BIOENERGI YANG DISELENGGARAKAN PADA TANGGAL 29 JUNI S.D. 2 JULI 2015 di PPMKP Ciawi

Sesuai dengan arah Nawa Cita Presiden Repulik Indonesia dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional dalam era Pemerintahan 2014-2019 yakni mengembangkan Inovasi Teknologi Pertanian berbasis Bioindustri dengan mengedepankan kapasitas dan potensi wilayah, sosial budaya, dan kearifan lokal masing-masing wilayah. Dimana kebijakan yang diambil adalah kebijakan pengembangan komoditas ekspor dan subtitusi impor serta komoditas penyedia bahan baku bio-industri dan kebijakan pengembangan (lahan, air, sarana dan prasarana) agro-industri di pedesaan, sebagai dasar/ landasan pengembangan bio-industri berkelanjutan.

upload1

 

Bioindustri merupakan Pembangunan yang mengintegrasikan pembangunan sektor pertanian (dalam arti luas) dengan pembangunan industri dan jasa terkait dalam suatu cluster industri. Kunci utama Bioindustri adalah mengintegrasikan/Terpadu antara ternak dan tanaman (Ternak adalah keharusan dalam mengembangkan pertanian), Fokus Produk yang dihasilkan tidak hanya pada produk segar, tapi juga produk samping, produk olahan dan produk turunannya, Keterkaitan dengan industri (Industri Kecil, Industri Besar) dan Kelembagaan di tingkat masyarakat (petani). Menyikapi hal tersebut, Balai Besar Pelatihan Peternakan – Batu (BBPP) dibawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, merupakan lembaga yang bertanggung jawab dalam peningkatan kapasitas dan kompetensi aparatur dan non aparatur pertanian melalui pendidikan dan pelatihan pertanian perlu menyusun Petunjuk Pelaksanaan Diklat Teknis Pertanian Mendukung Bioindustri. (Dwita Indrarosa, BBPP-Batu)

 

Share This Post: