Krida Pertanian Fair 2013 digelar di Alun-alun Kota Batu, Jawa Timur

krida FairPameran produk-produk pertanian “Krida Pertanian Fair 2013” digelar di Alun-alun Kota Batu, Jawa Timur, mulai Kamis, 13 Juni, hingga Minggu, 16 Juni 2013. Sebanyak 38 kota dan kabupaten di Indonesia berpartisipasi menampilkan produk pertanian unggulan masing-masing daerah. Salah satu diantaranya adalah Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu yang menampilkan produk hasil ternak dan olahannya. Tidak hanya memamerkan produk, sejumlah pakar pertanian juga turut hadir dalam kegiatan itu. Mereka membagikan ilmu pertanian untuk budi daya tanaman unggulan kepada pengunjung. Pengunjung pun bisa mencicipi aneka jenis buah unggulan Nusantara.

 

Dalam sambutan, saat membuka Krida Pertanian Fair dan Batu Fair 2013 di Batu, Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan menyatakan bahwa , “Untuk menjadi negara yang kuat, Indonesia harus memiliki 3 hal fundamental, yakni memiliki kemandirian, memiliki daya saing, dan memiliki karakter bangsa yang kuat”.

Pertama, sebagai bangsa Indonesia harus berkemandirian termasuk dalam hal pangan. Kota Batu menjadi contoh karena memiliki potensi pertanian yang sangat bagus. Ditopang dengan sumber daya manusia, kekayaan alam yang melimpah, penguasaan teknologi, diyakini Indonesia dalam semakin mandiri di masa datang. Kedua, untuk menjadi negara maju kita harus produktif, cerdas dalam mengambil peluangan, inovatif, menguasai ilmu pengatahuan dan teknologi. Dan ketiga, kita harus mampu mempertahankan nilai dan karakter bangsa yang kuat. “Karakter perlu ditingkatkan untuk memupuk derajat kita di mata negara-negara dunia. Kita patut bersyukur, perekonomian kita diperhitungkan sebagai negara yang memiliki kekuatan ekonomi yang besar.

Krida Pertanian Fair merupakan bagian dari rangkaian Hari Krida Pertanian (HKP) ke 42 tahun 2013 yang jatuh pada tanggal 21 Juni. Inilah momentum untuk bersyukur, berbangga hati, mawas diri, serta memperluas informasi sekaligus sebagai kampanye berbagai prestasi dan program-program dibidang pertanian. Selain itu dengan adanya Krida Pertanian Fair ini diharapkan dapat menjadikan produk pertanian unggulan yang baik dalam bentuk segar ataupun olahan yang dihasilkan oleh kota Batu maupun wilayah lainnya yang ikut dalam acara ini. Sehingga menjadi dikenal oleh pasar, dapat menjadi sarana edukasi bagi petani khususnya petani lokal dalam mempraktekkan pertanian dan pengolahan pangan yang baik seperti Good Manufacturing Practises (GMP) dan Good Agricultural Practises (GAP), hasil produksi pertanian nasional semakin beragam dan bervariasi sehingga mampu bersaing hingga dunia internasional.

Batu Fair dan Krida Pertanian Fair 2013 juga merupakan sebagai forum untuk saling tukar informasi bagi para petani dalam melakukan kegiatan agribisnis. Kegiatan ini merupakan aksi yang baik dalam rangka memperkenalkan produk unggulan dan potensi daerah dalam rangka mendukung program-program pemerintah untuk mewujudkan pertanian industrial berbasis sumberdaya lokal.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Batu Eddy Rumpoko sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan mengatakan kini waktunya produk buah nasional menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Beliau juga berharap agar produk buah nasional tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri saja, tapi juga untuk diekspor sehingga menghasilkan devisa bagi negara.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *