Divisi Pasca Panen dan Pengolahan Daging

Divisi Pasca Panen dan Pengolahan Daging

Profil Divisi Pasca Panen dan Pengolahan Daging


Aktivitas Divisi Pasca Panen dan Pengolahan Daging

Divisi Pasca Panen dan Pengolahan Daging adalah pecahan Divisi Teknologi Hasil Ternak (THT) yang didirikan pada bulan Januari 2013 dan mendapatkan mandat untuk menyelenggarakan diklat bermutu di bidang pasca panen dan pengolahan daging. Divisi ini lebih banyak mengambil referensi kurikulum dan bahan ajar  dari Meat INdustry Training Advisory Council (MINTRAC) Australia, yang menyelenggarakan berbagai jenis paket diklat di bidang pasca panen dan pengolahan daging untuk kebutuhan tenaga kerja industri perdagingan di Australia. Selain MINTRAC, kurikulum dan bahan ajar diklat banyak mengadopsi dari SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) sub sektor peternakan yang telah disahan oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia.

Diharapkan peserta purna diklat siap dengan  ketrampilan dan keahliannya untuk memasuki dunia kerja di industri pasca panen dan pengolahan daging di lingkup nasional maupun internasional.  Divisi ini mulai tahun 2013 bersiap mendirikan Lembaga Diklat Profesi (LDP) dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) RI untuk melakukan sertifikasi berbagai level butcher. Sementara ini divisi ini akan menjalin kerjasama dengan PT. Elders di BOgor dan PT. Abatoir Surya Jaya di Surabaya sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) BUtcher karena untuk menjadi TUK, divisi ini harus memiliki sarana prasarana seperti rumah potong hewan (RPH) dengan peralatan dan mesin yang modern.

      

Divisi pasca panen dan pegolahan daging merupakan salah satu divisi yang menyelengarakan, mengembangkan dan meningkatkan mutu diklat tentang perdagingan di BBPP Batu yang berkiblat pada Meat Industry Training advisory Council (MINTRAC) Australia. Diklat yang diselengarakan selalu didasarkan pada kualifikasi kerja yang sudah dibesarkan pada list kualifikasi MINTRAC. Mata diklat yang tersusun dalam kurikulum diklat selalu didasarkan pada MINTRAC dan SKKNI (Standart Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) yang telah disahkan oleh menteri tenaga kerja dan transmigrasi Republik Indonesia.

Jenis Diklat

Diklat Aparatur

  1. Diklat teknis pengolahan daging (sosis, bakso, dan nugget)
  2. Diklat teksis pengolahan daging (abon dan dendeng)
  3. Diklat teknis pengolahan daging (beef corned dan beef burger)

Diklat Non Aparatur

  1. Diklat Butcher (tingkat junior)
  2. Diklat Muslim Slaughterman (Juru Sembelih Halal)