Budidaya Kelinci Kampung

Budidaya Kelinci Kampung

 

 

Beternak kelinci pada umumnya sangat mudah dan mendapatkan keuntungan yang cukup besar. Jenis kelinci sebetulnya banyak sekali namun yang perlu kita ketahui cukup yang terkenal yaitu pertama kelinci lokal ciri-cirinya badannya agak kecil warnanya bulunya bermacam – macam, dan jenis kelinci lainnya yaitu ada jenis kelinci dari New Zealand warna bulunya putih tubuhnya besar begitu pula kelinci dari Inggris tubuhnya besar dan bulunya tebal, ada pula kelinci dari Australia betuk tubuhnya besar dan wrna bulunya putih serta tebal pula.

Cara Memilih Bibit Kelinci
Untuk bibit pilihlah kelinci yang memiliki sifat-sifat sebagai berikut; • Asal dari keturunan kelinci besar, sehat dan tidak cacat • Kepala cukup besar, lubang hidung lebar kering, mata terang. • Bulu halus, bersih dan warnanya mengkilat • Mempunyai puting susu antara 10-12 buah • Gerak geriknya lincah cekatan sering lari-lari atau melompat lompat tidak selalu bersembunyi disudut kandang.

Kandang Kelinci
Kunci keberhasilan dari usaha ternak kelinci salah satunya adalah perkandangan dimana kandang adalah merupakan suatu peralatan yang erat hubungannya dengan pemeliharaan. Adapun fungsi kandang adalah sebagai berikut; 1. Untuk melindungi ternak kelinci dari pengaruh luar seperti hujan, panas, gangguan bintanag buas dan lainnya 2. Memudahkan dalam pemeliharaan sehari hari 3. Memudahkan seleksi,vaksinasi dan pengontrolan penyakit. 4. Menghemat tenaga kerja dan pemakaian tempat 5. Kotoran mudah dibersihkan, dikumpulkan dan diangkut sebagai pupuk tanaman. Berdasarkan pengalaman dari peternak kelinci. Kandang sebaiknya dibuat dengan model panggung yang bahan -bahan nya terdiri dari kayu dan bambu. Ukuran kandang sangat tergantung pada besar kecilnya kelinci dan jumlah kelinci yang akan dipelihara. Adapun untuk pegangan bahwa luas kandang yang diuperlukan untuk seekor kelinci minimal panjang 75 cm, lebar 75 cm dan tinggi 60 cm serta tinggi dari permukaat tanah 75 cm. Untuk kelinci yang sedang bunting perlu dipisahkan pada sebuah sangkar atau kotak tempat beranak. Kotak tempat beranak ini dapat dibuat dari papan kayu dengan ukuran panjang 40 cm, lebar 30 cm dan tinggi 30 cm dengan lubang keluar masuk atau pintu berukuran 15 x 15 cm. Kandang kelinci sebaiknya terpisah antara kandang pejantan. Kandang induk melahirkan. Kandang betina dara dan kandang untuk anak kelinci.

Penyakit Kelinci
Dalam beternak kelinci, hal yang paling penting untuk diperhatikan adalah kebersihan kandang karena akan menjauhkan unsur penyakit, terutama gudik/korengan. Kelinci sangat riskan dengan penyakit gudik, bila sudah terlanjut terjangkiti maka tinggal disuntik dengan wermaisin sehingga koreng bisa langsung kering. Yang kedua, harus teliti dalam mengamati kesehatan kelinci. Apabila kondisi kotoran kelinci dalam kondisi cair, harus segera ditangani. Kesulitan yang dihadapi dalam beternak kelinci, mayoritas peternak mengalami kesulitan dalam proses melahirkan anakan-anakan kelinci, terutama pada kondisi cuaca yang tidak menentu atau pergantian suhu yang signifikan. Bila kondisi stabil dalam kondisi suhu panas atau dingin dalam waktu yang cukup lama, kondisi ini bagus dan mempermudah bagi indukan yang mau melahirkan. Tetapi bila kondisi suhu yang berubah-ubah cukup drastis, hal ini akan menyulitkan indukan ketika mau melahirkan. Dalam manajemen usahanya, setiap pengeluaran selalu dicatat. Begitu pula, jumlah indukan dan jumlah anakan yang baru lahir. Setiap kelahiran anakan selalu disisakan 1 ekor untuk regenerasi, lainnya dijual. Organisasi usaha belum ada karena masih ditangani sendiri. Hanya saja, tergabung dalam kelompok peternak dan sudah tercatat di PPL Kecamatan Minggir.

Pencegahan Penyakit Kelinci
1. Penyakit Kudis ( Scabies) Tanda-tandanya bulu rontok, kulit bersisisk, merasa kegatalan. Cara pencegahan. Menjaga kebersihan kandang dan sanitasi lingkungan Cara pengobatannya. Disekitar kulit yang sakit diolesi dengan salep belerang yang terdiri dari campurang tepung belerang dan vaselin dengan perbandingan 1:3. 2. Penyakt Eksim; Tanda tandanya bulunya rontok kulit berbungkul kecoklatan dan berlendir. Cara pencegahan, menjaga kebersihan kandang dan kelinci yang sakit dipisahkan dari yang sehat Pengobatannya. Yaitu dengan salep belerang , salep salicyl yang dapat dibeli di apotek. 3. Penyakit Radang paru-paru ( pneumonia) Tanda-tandanya Kelinci sulit bernafas, sesak nafas dan selalu merasa kehausan. Pencegahan ; mencegah angin langsung yaitu ventilasi udara harus baik, menjaga kebersihan lingkungan kandang dan sekitarnya. Pengobatan Sul- Q -Nox pada air atau makanan 4. Penyakit Perut Kembung. Atau salah makan Cara pengobatan berikan 1 sendok teh campuran minyak adas 1 bagian dan minyak kelapa 4 bagian. 5. Penyakit Berak darah.( Coccidiosis) Tanda-tandanya Perut Nampak besar, mencret bercampur darah dan di ikuti dengan radang paru-paru . Cara pencegahan yaitu, lantai kandang harus bersih dan kering. Pengobatan dengan Pengobatan Sul- Q -Nox pada air atau makanan 6. Penyakit cacingan. Tanda-tandanya kurus, bulu berdiri kasar dan rontok, pucat, mencret perut besar dan mata kelihatan kotor. Cara pencegahan yaitu dengan menjaga kebersihan lingkungan kandang minuman dan makanan. Pengotan dengan menggunakan Piperazine, Santomone Upixon. Demikian teknik dan cara beternak kelinci secara sederhan semoga dapat bermanfaat bagi yang memerlukannya (mnr)

Perawatan Anak Kelinci
Induk kelinci yang baru melahirkan harus dijaga supaya tidak terganggu atau kaget , sebab akan mengggangu keselamatan anak kelinci yang baru lahir. Anak-anak kelinci baru dapat membuka mata untuk melihat pada umur 11 hari. Pada umur ini harus dilindungi dari pengaruh angin dan hawa dingin yang dapat mengganggu kesehatan anakan kelinci. Semua anak kelinci harus mendapatkan air susu dari induknya sampai umur 8 minggu ,kalau tidak harap disusukan pada induk lainnya. Anak kelinci mulai keluar dari sarang untuk makan rumput atau daun daunan setelah berumur 19-20 hari. Penyapihan paling lambat setelah berumur 2 bulan. Kemudian induknya segera dapat dikawinkan lagi sesudah mengalami, istirahat 10-14 hari. Seekor induk kelinci dalam setahunnya dapat menghasilkan anak turunannya sebanyak 132 ekor.

Kematian Pada Anak Kelinci di Bawah Umur 2 Bulan
Ada banyak penyebab kematian anak kelinci di bawah umur 3 bulan. Namun dari sekian banyak penyebab tersebut mayoritas disebabkan oleh pola penyapihan yang tidak beres. Mari kita memakai paradigma yang rasional dalam hal ini. Anak kelinci butuh pasokan Air Susu Induk (ASI) sejak lahir hingga umur antara 32-37 hari. Ini normalnya. Sebagian ada yang mencapai 42 hari masih menyusu. Jika disapih dibawah umur itu, dampak yang nyata ialah kurang gizi. Rumput yang dimakan sejak umur 17-35 hari sesungguhnya belum cukup untuk mengganti gizi ASI. Anak-anak lucu ini selain memang secara naluriah sangat bergantung pada asupan gizi dengan pola yang nikmat dengan cara menyusui induknya, juga butuh gizi yang cukup dari ASI sebagai energi. Tak heran jika banyak kelinci yang disapih dibawah umur 35 hari sering murung dan lesu.
Sekalipun sebagian kelinci tidak mengalami masalah yang fatal disapih di bawah umur standar itu tetapi tetap saja hal itu tidak baik. Hanya sedikit yang tahan hidup lama. Bagi yang tidak tahan dan selalu kangen dengan ASI kelinci stres, setelah stress ia akan males makan rumput atau konsentrat. Di situlah benih-benih kematian berkembang, apalagi dicampur dengan kelinci lain yang mungkin dirasakan tidak membuat nyaman dirinya. Kalaupun kelinci sudah menyusui sampai lebih 35 hari, kita pun tidak boleh memisahkan dari induknya secara mendadak, butuh proses pemisahan berpola, misalnya pagi dipisah, sore dikumpulkan kembali. Pola ini bias dilakukan antara 4-6 hari.
Bagi kelinci anak, sebagaimana manusia, peranan Ibu bukan semata menyusui, tetapi juga sebagai pelindung. Lihatlah dengan fakta di mana sang induk setiap waktu selalu memberi kasih saying pada anak-anaknya dengan cara menjilati atau menikmati kebersamaan saat makan dan tidur. Dari sisi psikologi ketergantungan ini membuat anak-anak sulit berpisah. Makanala dipisah secara mendadak sering mengakibatkan stress dan kehilangan selera makan, bahkan selera hidup. Kita harus paham dan sadar bahwa sebagian dari kelinci kita memiliki daya tahan tubuh yang berbeda, seperti manusia. Ada yang mudah sakit dan ada yang kebal penyakit. Sebagai langkah aman, maka kita mesti memberlakukan semuanya sebagai kelinci yang rentan penyakit, terutama stress. Dengan cara itu kita bias menjaga anak-anak kelinci dari kematian. Anak kelinci yang dipisah secara mendadak biasanya mudah terserang bakteri ganas semacam Pasteurella multocida, enterotoxemia (yang mendorong produksi gas dan mengakibatkan bloat/kembung) atau bahkan bisa jadi mengakibatkan stress akut dengan penyakit caecal impaction (mati secara mendadak). Maka, kalau ada pertanyaan, mengapa banyak kelinci anakan yang dibeli itu mati? Jawaban mendasarnya mudah, yakni pola penyapihan yang tidak beres, selain karena masalah stress akibat perjalanan kendaraan tentunya.

Cara memelihara anak kelinci apabila berpisah dari induknya :
1.    Menjaga anak kelinci dalam hangat (sekitar 75 ± 78 Fahrenheit), tempat yang tenang di sebuah sarang yang mirip dengan yang dijelaskan di atas. (lapisan bulu adalah yang terbaik, tapi gumpalan kapas bersih akan lakukan sebagai pengganti. Hanya pastikan bahwa bayi tidak terjerat di dalamnya.) Jangan menggunakan bantal pemanas listrik. Dua atau lebih bayi biasanya bisa merapat satu sama lain dan tetap hangat jika mereka memiliki sarang yang baik dan empuk. Jika hanya ada satu bayi, botol air hangat yang dibungkus dengan handuk yang lembut dapat memberikan sumber panas buatan yang sangat baik, tetapi pastikan bayi dapat merangkak menjauh dari botol jika terasa terlalu hangat.
2.    Kotak sarang harus berada di permukaan tanah, di sebuah ruangan di mana anak-anak kecil dan hewan peliharaan tidak diperbolehkan (setidaknya sampai bayi makan makanan padat dan keluar dari sarang). Selama beberapa hari pertama, menjaga ruangan relatif remang-remang dan tenang.
Resep Susu bayi kelinci kambing susu segar ± 1 / 2 cangkir Kmr (Kitten Milk Replacer oleh PetAg) ± 1 / 2 cangkir lyophilized (beku kering) kolostrum ± isi 10 kapsul, atau 1-1,5 sendok makan heavy cream ± 3 cc (yang cc sama dengan satu ml, atau mililiter), setara dengan sekitar 1 / 2 sendok teh Campur semua bahan bersama-sama dalam sebuah wadah, dan kocok sampai kolostrum bercampur. Sebaiknya untuk mencampur ini beberapa jam sebelumnya sehingga kolostrum memiliki waktu untuk melunakkan. Panaskan susu buatan sekitar 105 Fahrenheit. Dan tetap hangat dalam bak air saat Anda memberi makan bayi kelinci. Mereka umumnya lebih bersemangat untuk menerima formula hangat.
Prosedur Pemberian Pakan Yang paling penting adalah untuk menghindari aspirasi (pengisapan) formula oleh bayi. Setetes kecil formula di paru-paru bisa menyebabkan radang paru-paru fatal dalam beberapa jam.
1.    Menyucihamakan semua jarum suntik, botol, dan puting seperti petunjuk pada kantong desinfektan.
2.    Duduk atau berbaring di lantai untuk memberi makan kelinci, menggunakan handuk sebagai bantal saat beri makan bayi. Bayi dapat melompat tiba-tiba dan tak terduga, karenanya Anda harus berada di lantai sehingga mereka tidak terlemparkan dari kursi atau meja dan melukai diri sendiri.
3.    Pegang bayi horisontal di satu tangan, dan botol / tabung suntik yang lain. Jika Anda membungkus botol dalam handuk kecil atau kapas, lipat menjadi tirai di tangan Anda dengan puting menonjol keluar, bayi akan dapat ³mendayung´ dengan kaki depan, karena dia seakan di dada ibunya.
4.    Bayi kelinci sering menolak pemberian makan pada awalnya, dan harus mengatasi godaan untuk memaksa. Jika bayi kelinci meludah keluar dari puting, maka cukup basahi bibir bayi dengan setetes susu formula hangat jadi dia akan menjilatinya. Begitu dia menelan, ulangi prosedur berulang-ulang.
5.    Jangan terlalu banyak memasukkan formula ke mulut bayi kelinci. Lebih baik untuk hati-hati daripada bayi harus tersedak susu.
6.    Bayi kelinci mungkin kehilangan nafsu menyusu hanya satu atau dua hari. Jika bayi meraih puting dan mulai menyusu, biarkan dia melakukannya tanpa menambah tekanan apapun sendiri. Jangan meremas botol menyusui atau memberikan tekanan pada jarum suntik itu. Bayi harus dapat menyusui dengan kekuatan yang cukup untuk mengosongkan botol atau jarum suntik tanpa bantuan dari Anda.
Pegang bayi kelinci cukup kuat antara telapak tangan, satu di setiap sisi kelinci menstabilkan leher bagian belakang dan kuat sehingga mereka tidak bergerak sama sekali, mengangkat bayi di atas kepala, jadi hidungnya mengarah menuju ke angkasa. Gerakan ke bawah (tidak terlalu cepat), ayunan bayi ke bawah menuju kaki Anda, (sangat berhati-hati untuk tidak datang terlalu dekat ke lantai!) Ulangi prosedur dua atau tiga kali, seperti yang diperlukan. Berat dari organ bayi menekan diafragma ketika Anda mengayun ke bawah cukup memberikan tekanan untuk mengeluarkan udara dari paru-paru, serta susu yang memblokir jalan napas.

CATATAN: Banyak bayi mamalia tidak dapat buang air kecil / buang air besar sendiri. Bayi kelinci akan memerlukan rangsangan perawatan ibu lidah pada perut mereka dan ano-genital daerah dalam rangka untuk melepaskan aliran air seni dan buang air besar. Untungnya, Anda tidak harus menggunakan lidah Anda. Gunakan cottonball (atau bahkan yang sangat bersih dan didesinfeksi ujung jari) dibasahi dengan air hangat, dan dengan lembut tekan / gosok daerah urogenital sampai Anda merasakan otot-otot perut bayi yang tegang dan mendapatkan aliran pipis yang hangat. Agar bisa buang air kecil mungkin memerlukan waktu 15-20 detik rangsangan, atau bahkan lebih. Banyak sumber menyarankan melakukan ini sebelum menyusui, dan jika bekerja ± baik. Namun, kadang-kadang rangsangan dari perut kenyang membuat ini lebih mudah. Jika bayi tidak buang air kecil sebelum menyusui, coba lagi setelah menyusui, dan Anda mungkin akan mendapatkan respon yang baik. Kegagalan untuk merangsang bayi untuk buang air kecil / buang air besar dapat berakibat kematian bayi (kandung kemih dapat benar-benar pecah jika tidak dirangsang untuk kosong!), Jadi pastikan Anda melakukan prosedur ini dengan rajin, lembut, dan sabar! Mungkin diperlukan beberapa minggu sebelum bayi mampu buang air kecil dan buang air besar sendiri. Perhatikan tanda-tanda kemerahan / iritasi di sekitar dubur dan uretrhal, yang menunjukkan Anda terlalu keras merangsang. Kurangi tekanan, dan pakai calendula salep (tersedia di toko-toko makanan kesehatan) untuk menyembuhkan iritasi.

Pemasaran
Sebelum melakukan pemasaran menjalin hubungan dengan peternak-peternak besar, selalu konsultasi atau crosscheck dengan peternak-peternak besar karena peternak-peternak besar sering kesulitan dalam memenuhi permintaan konsumen langsung (end user). Untuk Jenis Kelinci hias, ada beberapa jenis dan paling diminati adalah three colour (3 warna) dan segmennya adalah menengah ke atas. Papilon atau dua warna. Martin, bagian atas hitam dan perut putih. Kelebihan kelinci hias, bulunya halus. Jenis vlam, postur tubuhnya panjang dan besar serta mempunyai telinga yang lebar. Jenis spot, spot hitam dan spot merah, termasuk kelinci unggulan. Jenis vlam dan spot termasuk kelinci yang banyak diminati oleh hobiis. Kompetitor Diantara peternak kelinci tidak ada rasa persaingan dan setiap peternak selalu menjalin kerjasama dengan peternak lain. Terutama peternak-peternak besar selalu mau membantu atau memberi bimbingan kepada peternak-peternak pemula dalam menjalankan usaha ini.

Harga

Harga kelinci tergantung usianya. Jenis vlam atau spot ukuran besar dengan usia 2 bulan bisa mencapai Rp150.000/pasang. Ukuran sedang Rp 60-70 ribu/pasang. Bligon (jawa-vlam) usia 2 bulan Rp 40-50 rb. Kalo indukan, bligon diatas 160 rb/ekor tergantung postur tubuh. Spot dan vlam indukan diatas Rp 200 rb, tergantung postur tubuhnya juga. Pemasaran hanya sebatas untuk memenuhi kebutuhan peternak besar dalam melayani klien mereka dan bila terjadi kesepakatan harga, jika jumlahnya sedikit, kelinci bisa diantar atau pembeli (peternak besar) ambil sendiri jika jumlahnya cukup banyak. Vlam dan spot usia 4-5 bulan Rp150-200rb/ekor, tergantung ukuran dan kondisi fisik. Bligon usia 4-5 bulan Rp50-60rb/ekor. Rex three color 4-5bulan Rp100-150rb, tergantung ukuran dan kondisi fisik. Keuangan. Omset siklus produksi 3 bulan, dalam kondisi lancar, setelah masa bunting 1 bulan dimana rata-rata setiap 1 indukan menghasilkan 6 ekor anakan 3 pasang dan 2 bulan kemudian anakan dijual dengan harga Rp 60rb/pasang. Sebagai pemula, dengan kondisi suhu yang selalu berubah-ubah, tingkat kelahiran sangat kecil. Dari 6-7 ekor yang lahir hanya berhasil 2 ekor.

 

Oleh :  Hardi, S.ST (Widyaiswara BBPP-Batu)

 

000-017   000-080   000-089   000-104   000-105   000-106   070-461   100-101   100-105  , 100-105  , 101   101-400   102-400   1V0-601   1Y0-201   1Z0-051   1Z0-060   1Z0-061   1Z0-144   1z0-434   1Z0-803   1Z0-804   1z0-808   200-101   200-120   200-125  , 200-125  , 200-310   200-355   210-060   210-065   210-260   220-801   220-802   220-901   220-902   2V0-620   2V0-621   2V0-621D   300-070   300-075   300-101   300-115   300-135   3002   300-206   300-208   300-209   300-320   350-001   350-018   350-029   350-030   350-050   350-060   350-080   352-001   400-051   400-101   400-201   500-260   640-692   640-911   640-916   642-732   642-999   700-501   70-177   70-178   70-243   70-246   70-270   70-346   70-347   70-410   70-411   70-412   70-413   70-417   70-461   70-462   70-463   70-480   70-483   70-486   70-487   70-488   70-532   70-533   70-534   70-980   74-678   810-403   9A0-385   9L0-012   9L0-066   ADM-201   AWS-SYSOPS   C_TFIN52_66   c2010-652   c2010-657   CAP   CAS-002   CCA-500   CISM   CISSP   CRISC   EX200   EX300   HP0-S42   ICBB   ICGB   ITILFND   JK0-022   JN0-102   JN0-360   LX0-103   LX0-104   M70-101   MB2-704   MB2-707   MB5-705   MB6-703   N10-006   NS0-157   NSE4   OG0-091   OG0-093   PEGACPBA71V1   PMP   PR000041   SSCP   SY0-401   VCP550   M70-101   LX0-104   EX300   70-411   640-911   CAS-002   350-001   JN0-102   9A0-385   70-462   70-178   CISM   3002   220-902   SSCP   c2010-657   300-206   70-246   AWS-SYSOPS   70-534   640-916   ADM-201   LX0-103   74-678   210-065   300-115   642-732   1Z0-060   352-001   1Z0-061   EX300   HP0-S42   ICBB   ICGB   ITILFND   JK0-022   JN0-102   JN0-360   LX0-103   LX0-104   M70-101   MB2-704   MB2-707   MB5-705   MB6-703   N10-006   NS0-157   NSE4   OG0-091   OG0-093